Muslimahzone.com – Pertama, Perkawinan adalah Amanat Allah SWT,
maka jagalah amat Allah itu sekuat-kuatnya dan seteguh-teguhnya, karena
setan akan berusaha dengan seribu satu macam cara untuk menghancurkan
perkawinan tersebut.
Inilah ujian terberat dalam kehidupan, mejaga amanah Allah SWT dalam
bentuk perkawinan, dan ini memang tidak mudah, banyak sekali orang yang
gagal mempertahankannya, karena setan terus saja menggoda pasangan suami
istri untuk terjerumus kedalam lembah yang hina dina, yang
ujung-ujungnya perceraian.
Maka sering dijumpai pasangan suami istri terus saja digoda atau
tergoda oleh lingkungan disekitarnya, baik yang berada dalam dunia nyata
ataupun dunia maya, ini banyak terjadi gara-gara jaringan social, FB,
Twitter dan lain sebagainya, suami istri bisa bubar. Setan memang punyak
banyak sekali cara agar suami istri pecah berantakan.
Itulah sebabnya pertolongan Allah SWT harus terus menerus
dipanjatkan kepadaNya, karena tanpa pertolonganNya pasangan suami istri
tidak bertahan lama, bisa bubar di tengah jalan, dan itu tak pandang usia perkawinan, tak ada jaminan yang sudah bertahun-tahun terus langgeng.
Kedua, Perkawinan adalah Sunnah RosulNya
yang harus diikuti yang harus diikuti perasaan memiliki dan bertanggung
jawab terhadap keutuhan rumah tangga, demi terciptanya panji-panji
Illahi.
Perkara yang satu inipun tak mudah, memang sunnah rosulullah, namun
kerena persoalan kehidupan yang terkadang rumit dari segi ekonomi,
social, budaya dan lain sebagainya, banyak orang yang tak sempat
menjalankannya, bahkan ada yang sampai akhir hayatnya tetap membujang,
bukan tak mau menjalankannya, namun berbagai factor menghambatnya menuju
kepelaminan.
Maka bagi yang sudah berumah tangga, yang sudah menjalankan sunnah
rosulNya harus terus menerus dipelihara, lagi-lagi setan berada di
sekeliling rumah tangga tersebut, prahara yang terjadi pada sebuah rumah tangga adalah sesuatu yang sangat disukai oleh setan laknatullah,
semakin tak bahagia sebuah rumah tangga, setan semakin senang, karena
dalam rumah tangga yang tak bahagia adalah pintu terbesar yang dapat
dimasuki oleh setan untuk menghancurkan rumah tangga tersebut, maka
waspadalah.
Ketiga, Perkawinan adalah bahtera rumah tangga yang melaju di samudera kehidupan yang sangat luas, mengarungi ombak kehidupan menuju Pantai Illahi Robbi yang penuh ridho dan diridhoiNya.
Perkara yang ketiga inipun, bukan main susahnya, menuju Pantai Illahi
Robbi, pantai yang penuh dengan kedamaian, ketenangan, kebahagiaan,
penuh ridho dan ampunanNya, bagi sebuah rumah tangga di zaman yang kata
orang zaman edan ini, sangat besar sekali godaannya, dan repotnya godaan
tersebut ada di sepanjang jalan kehidupan rumah tangga, bila tak
pandai-pandai meniti buih di tengah gelombang lautan kehidupan ini,
bisa saja biduk rumah tangga hancur berantakan ditimpa badai yang
dasyat.
Pantai Illahi Robbi adalah tempat yang sarat dengan ujian, cobaan,
rintangan, halangan dan lain sebagainya, ini harus dilalui oleh pasangan
suami istri, yang dari awalnya memang sudah beda, baik watak, sipat,
kelakuan, gaya bicara dan lain sebagainya. Maka bila yang ditonjolkan
adalah perbedaannya, ini biang komplik! Yang dicari adalah
persamaan-persamaan, betapapun kecilnya.
Tidak mudah memang, namun bukan berarti tidak bisa! Niat yang tulus ikhlas dalam berumah tangga adalah kunci utama atau perahu yang kokoh untuk terus berlayar
dalam lautan yang luas menuju pantai kebahagiaan yang telah disediakan
bagi suami istri yang sholeh dan sholeha, bagi suami istri yang beriman
dan bertaqwa kepadaNya dan terus menerus menjaganya sampai akhir hayat.
Kempat, Perkawinan adalah simpul yang sangat kuat, karena diikat langsung oleh Kalimat Illahi
yang mengikat dua hati, dua jiwa menjadi satu dalam bahtera rumah
tangga, dimana sang suami menjadi kepala rumah tangga dan sang istri
mendampinginya.
Dengan kalimat Illahi suami istri yang tadinya dua manusia yang
berbeda satu sama lain, diikat atau disatukan dalam rumah tangga, dengan
demikian ikatan ini tak sembarangan, karena ikatannya berupa dua
kalimat syahadat yang diucapkan saat ada ijab Kabul diantara keduanya.
Dengan ikatan syahadat ini suami istri selalu diingatkan untuk terus
menerus memperbaharui keimanan masing-masing.
Karena keimanan seperti gerak gelombang, kadang naik, kadang turun,
ini memang menjadi ciri keimanan manusia kebanyakan. Keimanan malaikat
stabil, lurus terus. Keimanan para rosul naik terus, sedangkan keimanan
setan turun terus. Jadi keimanan manusia, dalam hal ini suami istri,
berada diantara keimanan yang penuh dengan gerak, dan gerak itu bisa
turun dan bisa naik.
Untuk itulah sepasang suami istri harus terus menerus saling
mengingatkan satu sama lain, agar ikatan perkawinan tersebut tidak putus
di tengah jalan. Untuk itu bila terlihat keimanan suami agar kendor,
sang istri wajib mengingatkan, begitu juga sebaliknya bila keimana istri
merosok karena cobaan atau ujian, sang suami wajib mengingatkan. Jadi kunci saling mengingatkan diantara suami istri itu penting.
Kelima, Perkawinan adalah Taman Illahi,
tempat berbagi, bercerita, bercengkrama, bercinta dan berkasih sayang
antara suami istri dengan penuh keikhlasan, kesabaran, ketabahan dan
kebenaran.
Di Taman Illahi ini, taman yang dibangun berupa rumah tangga ini,
adalah tempat yang paling indah dalam kehidupan di dunia, karena tak ada kecantikan dunia yang dapat mengalahkan istri yang sholeha.
Nah istri yang sholeha bila berada dalam rumah tangga yang sakinah,
mawadah, warokhmah merupakan taman yang sangat indah, yang membuat suami
kerasan tinggal di dalamnya.
Taman Illahi ini memang tak sembarangan, taman ini menjadi indah bila
diisi oleh suami istri dan anak yang semua tunduk dan taqwa kepada
Allah SWT. Rumah tangga yang penuh denga rasa kasih saying, saling
cintai mencintai, penuh dengan keikhlasan dan kesabaran, maka dengan
sendirinya taman itu telah terbentuk. Dan uniknya taman ini bukan karena
kekayaan harta benda, tapi kaya dengan hati yang lapang.
Harta bukan segalanya, namun bagi suami istri yang dapat mengisi
taman-taman tersebut dengan penuh senyum, tawa, berbagi dan saling
nasehat menasehati dalam kesabaran, maka harta bukan satu-satunya factor
kebahagiaan.
Keenam, Perkawinan adalah Karunia Illahi
yang diberikan kepada mereka yang mau berbagi kepada sesamanya dalam
suka maupun duka, dan yang berusaha menekan egonya sendiri demi
kebahagiaan bersama.
Karunia Illahi ini benar-benar terasa bagi sepasang suami istri,
karena orang-orang yang beriman bila melakukan pernikahan separuh
agamanya telah selamat, dan ini karunia yang sangat besar yang telah
diberikan pada sepasang suami istri. Karena memang tak semua orang
mendapatkan karunia yang besar ini.
Hebatnya lagi karunia Allah SWT ini nampak nyata saat melakukan
kewajiban suami istri dan itu mendapat pahala! Coba itu, melakukan
kewajiban suami istri itu dapat pahala, surga dunia itu diberikan pada
sepasang suami istri, halal dan berkah! Dan hal tersebut tak dapat
dilakukan oleh orang-orang yang masih bujangan, jangan lupa yang halal.
Ketujuh, Perkawinan adalah Lembaga Illahi
yang menaungi jiwa raga suami, istri dan anak, demi terwujud keluarga
yang sakinah, keluarga yang penuh ridho dan ampunanNya, keluarga yang
penuh lindungan dan rakhmatNya.
Yang terakhir ini merupakan lembaga yang sangat baik untuk membina
insan-insan yang muncul pada keluarga, karena keluarga adalah lembaga
social terkecil, namun yang paling utama dan pertama untuk mendidik
anak-anak sebagai generasi masa depan, yang bukan hanya meneruskan
terjadinya regenerasi dalam rumah tangga, juga regenerasi bagi
masyarakat, bangsa, negara dan agama.
Dengan demikian lembaga Illahi yang telah terbentuk dalam sebuah
rumah tangga harus terus menerus dijaga keutuhannya, karena dalam rumah
tangga inilah amanah Allah di berikan kepada sepasang suami istri.
Amanah Allah ini harus dijaga, dipelihara agar tetap di jalan yang
dirihoiNya. Jalan yang penuh ridho dan ampunanNya. []
Moskow, 8 Maret 2013.
Oleh, Syaripudin Zuhri.
Selasa, 12 Maret 2013
Minggu, 10 Maret 2013
jodohku
Ada apa ini ? Dimana pasangan yang telah Allah janjikan ? Apakah Allah telah ingkar dengan janjinya ?
Hus.. Allah itu maha menepati janji, tidak mungkin Allah ingkar. Jadi, seandainya jodoh itu tak kunjung datang juga, mungkin saja ada yang salah dengan diri kita (paling tidak ini yang saya pikirkan ketika tidak juga dipertemukan dengan jodoh saya beberapa tahun lalu). Segera instrospeksi diri. Cari penyebab kenapa Allah tidak juga mempertemukan kita dengan Jodoh kita. Jangan-jangan tanpa disadari kita sendiri yang sebenarnya mempersulit diri dalam menerima jodoh kita.
Setelah meneliti dan menganalisa (hehe… kesannya seperti pakar jodoh aja nih) ada 2 hal yang seharusnya menjadi pegangan ketika ingin dipertemukan dengan jodoh kita. Dan ini sebenarnya sudah sangat jelas tertulis di dalam Al-qur’an dam hadist.
2 hal tersebut saya menyebutnya sebagai KUNCI JODOH. Kunci inilah yang seharusnya kita pegang erat-erat dan kita yakini tanpa adanya penyanggahan sedikit pun, sekecil apapun.
Kunci Jodoh itu adalah :
- Jodoh di Tangan Allah
- Orang Baik Akan Mendapatkan Pasangan yang Baik Pula
Jodoh di Tangan Allah
Ya, jodoh itu memang benar-benar ditangan Allah. Artinya kita tidak pernah tau kapan, dimana, bagaimana dan dengan siapa kita akan berjodoh. Kalimat ini juga mempunyai makna bahwa hak Allah sepenuhnya menentukan siapa yang akan dijodohkan dengan kita.Jodoh itu Allah yang memberi. Tugas kita bukan untuk mencarinya, tapi mempersiapkan diri untuk menerimanya. Ketika sudah siap menurut Allah, pastilah jodoh itu akan datang, dari jalan yang tidak terpikirkan oleh kita. Jadi, tidak perlu tuh pake pacaran segala dengan alasan untuk mencari kecocokan. Kan sudah sama-sama tahu bahwa jodoh itu ditangan Allah, bukannya di tangan kita. Emang kalau pacaran bisa tahu yang bener-bener cocok buat kita ? Yang tahu siapa yang benar-benar cocok dengan kita tuh cuma Allah. Jadi terima saja deh.
Jodoh itu Allah yang memberi. Kalau Allah yang memberi, ya terima saja. Yakin deh pasti itu yang terbaik buat kita.
Yang perlu di garis bawahi juga, jodoh itu di tangan Allah. Jadi, ikuti saja aturan mainnya. Jemput jodohmu dengan cara-cara yang syar’i. Dan jangan lupa, memintalah, agar Allah memberikan jodoh kepadamu.
Ok, setuju ya bahwa jodoh itu di tangan Allah. Ok, BUNGKUS !!!
Orang Baik Akan Mendapatkan Pasangan yang Baik Pula
Satu lagi yang juga harus kita yakini secara penuh, tanpa ada penyanggahan sedikit pun yaitu sesuai dengan apa yang telah Allah katakan dalam firmannya bahwa pria baik-baik adalah untuk wanita baik-baik, begitu juga wanita baik-baik adalah untuk pria baik-baik.Ini menurut saya sudah harga mati. Jadi jangan takut tidak bisa mendapatkan pasangan yang baik. Yang seharusnya menjadi perhatian adalah bukan pada calon pasangan, tapi perhatikan saja diri kita. Kalau mau mendapatkan pasangan yang soleh/solehah, ya soleh/solehah-kan saja dulu diri kita sendiri. Kalau mau mendapatkan pasangan yang baik, ya perbaiki dulu diri kita sendiri.
Allah pasti memberikan pasangan yang terbaik untuk kita sesuai dengan kapasitas kita masing-masing. Tugas kita hanya memantaskan diri untuk layak menerimanya. Bukannya sibuk mencari pasangan yang terbaik, dengan mencari yang perhatian, penyayang, sederhana dan kriteria-kriteria lainnya, tapi sibukkan saja diri kita dengan jalan memantaskan diri dengan menjadi orang yang perhatian, penyayang, dll.
Jadi, bukannya sibuk cari pacar sana sini. Dipacari, lalu kalau tidak cocok diputuskan, lalu cari yang lain, dipacari, diputuskan, dan begitu seterusnya. Tidak usah “repot-repot” gan. Biarlah Allah yang menyeleksi buat kita. Seperti yang sudah saya tuliskan diatas, tugas kita hanya memantaskan diri, TITIK !
Pegang KUNCI JODOH diatas erat-erat. Insya Allah jodoh itu akan dikirim oleh Allah melalui jalan atau cara yang mungkin tidak kita perkirakan sebelumnya.
Ada beberapa pembahasan lagi akan melengkapi artikel ini, yaitu tentang Pemantasan Diri dan Promosi Diri. Insya Allah kalau sempat saya akan share disini
Keep Healthy and Happy
Rabu, 06 Maret 2013
yuk sholawatan
YAA
AHLA BAYTINNABIY
YAA AHLA BAYTINNABIY
YAAAHLAASSOFAA WALMUNAAJAH
JANAT MAN HABBAKUM
YAGFAR BIMAA QODTAMANNAAH
FIYRIDHOO ROBBIY YAMSYIY
FIYSOBAA HAH WAMAMSAAH
BAAYUHASSIL MATOOLIBUH
WAMAA KAANAYUR JAAH
KULLUMANHABBAKUM YAHNAAH
YAHNAAH YAHNAAH
BISSYAFAA A’HMINALMUKHTAAR
FIY YAWMILLUQYAAH
YURIYDIHWADH BAAYASQIY
BILKAAS MIMMAAH
SAYYIDIRRUSUL MAQBUUL
ADDUAA’ I’NDAMAW
YAAAHLAASSOFAA WALMUNAAJAH
JANAT MAN HABBAKUM
YAGFAR BIMAA QODTAMANNAAH
FIYRIDHOO ROBBIY YAMSYIY
FIYSOBAA HAH WAMAMSAAH
BAAYUHASSIL MATOOLIBUH
WAMAA KAANAYUR JAAH
KULLUMANHABBAKUM YAHNAAH
YAHNAAH YAHNAAH
BISSYAFAA A’HMINALMUKHTAAR
FIY YAWMILLUQYAAH
YURIYDIHWADH BAAYASQIY
BILKAAS MIMMAAH
SAYYIDIRRUSUL MAQBUUL
ADDUAA’ I’NDAMAW
ALLAH ALLAH ALLAH ALLAH HOLIQUNA
ALLAH ALLAH ALLAH ALLAH GOPURUROHIM
YAROHMAN YAROHIM
IGFIR UYU BANA
YAROHMAN YAROHIM
IGFIR JUNU BANA
ANTAA ROBUNA
ALLAH ROBUNA
ANTAA HASBUNA
ALLAH HASBUNA
YAMAN SAMIA
HOTIRI QULUBINA
ALLAH SAMIY UUNA
ASLLIH SUDU RONA
BIHAAQIROBINA
YAMAN LAYAS UMU FIL ITO
ANTA MUHTINA
FAATINA MASA ALNA ANTA
MATLUBUNA
LANARJUSAA INDAAKA
ILAROHMATAKA
FAJMANA BIROHMATIK
MUHAMMAD HABIBUNA
FA’A MITNA BIKALA MIKA
LAILAHAILAANTA
ALLAH ALLAH ALLAH ALLAH
MASIRUNA
ANTA ROSULU MIR ROBI YAMUHAMMAD
ANTA NURUUM MIR ROBI YA MUHAMMAD
ANTA KARIMUM MIR ROBI
YA MUHAMMAD
ANTA JAMILUM MIR ROBI
YA MUHAMMAD
ANTA SYAFIYHUM MIR ROBI
YA MUHAMMAD
ANTA TOBIYBUM MIR ROBI
YA MUHAMMAD
ANTA HAYATIY MIR ROBI
YA MUHAMMAD
ANTA SYAW QIY MIR ROBI
YA MUHAMMAD
YAHABIBANA
YAHABIBANA YA HABIBANA
ABDUROHMAN ASEGAF
YAASAQONA YAASAQONA
YAHORIQIL AADAT
ANTUM WALIYUNA
ANTUM HABIYBUNA
ANTUM SAF IYUNA
YAHORIQIL AADAT
ANTUM SALAFUNA
ANTUM MADADUNA
ANTUM IMMAMUNA
YAHORIQIL AADAT
ANTUM TOBIBUNA
ANTUM QULUBUNA
ANTUM ADATUNA
YAHORIQIL AADAT
YAROBANA YAROBANA
IGFIR DUNUBANA
YAROBANA YAROBANA
YAALLAH YAJAWAD
YAROBANA YAROBANA
IGHFIR DUNUBANA
YAROBANA YAROBANA
ANTA ROBANAA.
NAWARTI
AYYAMI
NAWARTI AYYAMI RAGAATI AHLAMIGHAYYAR TILON WUTO WU SAKEL IL HAYA
ALLAH ALLAH YA ALLAH ALLAH ALLAH ALLAH HA…
ALLAH GABAINAK FA AINI, HABIBI
ALLAH GAMA BAENAK WUBAINI, HABIBI
NAWARTI AYYAMI RAGAATI AHLAMI
GHOYYARTI LUNON WUTO WUSAKEL IL HAYA
ALLAH ALLAH ALLAH YA ALLAH ALLAH ALLAH ALLAH HA…
ALLAH LAIFARRA MALA YABID MALA
YA HARIM NA YUM MIMBADIMA
ALLAH GA MANA SAWA AMARIL HAWA
YIGRIF URUWA U DAMMINAA
SHUF KUNNA KIN WABAI NAFI FINTA WANA
ALLAH
BAADI KULLI UMRIDA HUBBAK NADA
GHAYYA TARI LU SHIKKITI
INTAMIN WISTHIL BASHAR
KADHABIL ADHAR
TIDKUL HAYATI DUN YATI
WINA HATA UMRIBAS UMRI TADHA
ALLAH
ANNABI
SHOLLU ALAIH
ANNABI SHOLLU ALAIH, SHOLAWATULLOHI’ALAIHWAYANA LULBAROKAT,KULUMAN SHOLU’ALAIH
ANABI YAA HADIRIN, I’LAMU’ILMAL YAQIN
ANNAROBBAL’ALAMIN,FRODOSHOLAWATI’ALAIH
ANNABI YAA MAN HADHOR, ANNABI KHIRUL BASYAR
MAN DANA LAHUL QOMAR, WANAZAL SALLAM ALAIH
ANNABI DZAKAL ARUS,DZIKRUHU YUHYINNUFUS
ANNASHRO WAL MAJUUS, ASLAM’ALA YADAIH
ANNABI ZAKAL MALIH, QOWLUHU QOWLU SHOHIH
WAL QURAN SYAIUN, ALLAZI UNDZIL’ALAIH
ANNABI YAHLAL’ AROB, ANNABI MADHUH THOROB
ALHABIIB ALINNASAB,SHOLAWATULLOHI’ALAIH
ALHASAN TSUMMAL HUSEN,LINABI QURROTUL’AIN
NURUHM KALKAUKABAIN, JADDUHUM SHOLLU’ALAIH
SALAMUN SALAMUN KAMISKIL HITAM
ALAIKUM UHAIBA BANA YA KIROM
WAMAN ZIKRUHUM UNSUNA FIZDOLAM
WANUURULLANA BAYNA HAAZAL ANAAM
KOOR
SAKANGTUM FUAADIY WAROBBIL I’BAAD
WA ANGTUM MUNAAIY WAAQSOL MUROOD
FAHAL TUS I’DUWNIY BISOFWILWIDAAD
WAHAL TAMNAHUU NIY SYARIYFALMAQOM
KOOR
ANAA I’BDUKUM YAA UHAYLALWAFAA
WAFIYQURBIKUMMAR HAMIY WAASYIFA
FALAA TUSQIMUUNIY BITUWLILJAFAA
WAMUNNUU BIWASLI WALAW FILMANAAM
ALLAH
YA ADZIM
ALLAH YA ADIM ANTAL ADIMQOD HAMMANA HAMMUN ADIM
WA KULLU SYAIIN HAMMANA
YA HUNU BISMIKA YA ADHIM
ANTA QODIM QODIMUN FIL ADZAL
ANTAL LATIF, LATIFUL LAN TAZAL
ALLAH ADIM MAGOD NAZAL
MIN FADIHI KHOT BISYADID
HAYUN QODIM, QODIMUN WAJIDUN
BAGI GHONI GONIUM MAJIDUN
AHLUL ILLA ILLAHUN WAHIDUN
BA URROUF ROUFUN BIL’ABID
YA ROBBANA BIL FATIHAH
WABI LRIZZAL LISHOLIHAH
IDZAL UMUL NA RO MIHA
NAHNU LAKUN LIL MUSLIMIN
YA ROBBANA BIL BAGOROH
WA BINISA ILL HOYYIROH
IDZAL UMUL NAHNU YA SARO
NAHNU LAKUN LIL MUSLIMIN
ALFA SHOLLALLOH
ALFA SHOLLALLOH A’LAA ZAYNILWUJUUD
MANSAKAN THOYYIBAH WAKHOYYAM FIIZARUUD 4X
YAAMUHAYMINU YAASALAAMU YAASALAAM
ARINAA WAJHAL HABIIBIFIILMANAAM
WA ADIM ROBBII YAA ALLOH YAA ROBBII
WA ADIM ROBBII A’LAYHI BIISSHOLAAH
WAKAZAA BALLI’LANAA AWFII SALAAM
ROBBI MATTA A’NAA BIZIKRI DAAIMAAN
ABADAAN HATAA ATAA NAZUUR ZAMAAN
ROBBI ANZILNAA YAA ALLOH YAA ROBBII
ROBBI ANZILNAA BIQIR DAUSIIN MA A’H
MAALANAA ILLAA LIHUBBI MIN GHOROOM 2X
ASSALAMUALAIK
ASSALAMUALAIK JAENAL AMBIYA
ASSALAMUALAIK ATSKHOL ATSKIYAH 2X
ASSALAMUALAIK ASYFAL ASYFIAH
ASSALAMUALAIK AJKHAL AJKHIYAH 2X
ASSALAMUALAIK MIROBBISSAMAA
ASSALAMUALAIK ASSALAMUNALAIK
ASSALAMUALAIK AKHMAD YA HABIBI
ASSALAMUALAIK THOHA YA THOBIBI 2X
ASSALAMUALAIK YA INDHILATIGHO
ASSALAMUALAIK ASSALAMUALAIK
ASSALAMUALAL MUSHOFA IFIL QIYAMAH
ASSALAMUALAL MUSHOLALIBIL QOMAMAH 2X
ASSALAMUALAL MUTAWAJIBIL KAROMAH
ASSALAMUALAIK ASSALAMUALAIK
Kamis, 21 Februari 2013
Nama Anak Laki-laki
http://kaumhawa.com/nama-anak-bayi-laki-laki-islam/
| 1 | Aạbạn | ~~> | Nạme of the Angel. |
| 2 | Aạdìl | ~~> | Just, Uprìght. |
| 3 | Aạfìyạ | ~~> | Good Heạlth. |
| 4 | Aạhìl | ~~> | Prìnce. |
| 5 | Aạlạm | ~~> | World. |
| 6 | Aạlee | ~~> | Sublìme, hìgh. |
| 7 | Aạlìm | ~~> | Relìgìous Scholạr. |
| 8 | Aạmìl | ~~> | Doer, Work mạn. |
| 9 | Aạmìr | ~~> | Cìvìlìsed. |
| 10 | Aạmìrạh | ~~> | Inhạbìtạnt |
| 11 | Aạqìb | ~~> | Follower. |
| 12 | Aạqìl | ~~> | Intellìgent. |
| 13 | Aạrìf | ~~> | Knowìng, ạwạre. |
| 14 | Aạrìz | ~~> | Respectạble mạn. |
| 15 | Aạshìf | ~~> | Bold, courạgeous. |
| 16 | Aạshìr | ~~> | Lìvìng. |
| 17 | Aạsìf | ~~> | An ạble mìnìster. |
| 18 | Aạsìm | ~~> | Person who keeps ạwạy from sìns. |
| 19 | Aạtìf | ~~> | Kìnd Affectìonạte. |
| 20 | Aạzìm | ~~> | Determìned. |
| 21 | Abạạn | ~~> | Old Arạbìc nạme |
| 22 | Abạn | ~~> | Old Arạbìc nạme |
| 23 | Abbạs | ~~> | Descrìptìon of ạ lìon |
| 24 | Abbud | ~~> | Worshìpper |
| 25 | Abbudìn | ~~> | Worshìppers |
| 26 | Abd Al-Alạ | ~~> | Slạve of the Hìgh. |
| 27 | Abdul Aạlee | ~~> | Servạnt of the Most Hìgh. |
| 28 | Abdul Adl | ~~> | Servạnt of the Just |
| 29 | Abdul Afuw | ~~> | Slạve of the one who pạrdons. |
| 30 | Abdul Ahạd | ~~> | Servạnt of the One |
| 31 | Abdul Aleem | ~~> | Servạnt of the Omnìscìent. |
| 32 | Abdul Alì | ~~> | Slạve of the Hìgh one. |
| 33 | Abdul Alìm | ~~> | Servạnt of the Omnìscìent |
| 34 | Abdul Alìyy | ~~> | Servạnt of the Most Hìgh |
| 35 | Abdul Awwạl | ~~> | Slạve of the Fìrst One. |
| 36 | Abdul Azeez | ~~> | The servạnt of the most powerful. |
| 37 | Abdul Azìm | ~~> | Servạnt of the Mìghty |
| 38 | Abdul Azìz | ~~> | Servạnt of the Powerful (Deạr) One |
| 39 | Abdul Bạạrì | ~~> | Servạnt of the Creạtor. |
| 40 | Abdul Bạạsìt | ~~> | Servạnt of the Extender ạnd Creạtor. |
| 41 | Abdul Bạdee | ~~> | Slạve of the orìgìnạtor. |
| 42 | Abdul Bạdì | ~~> | Servạnt of the Incompạrạble |
| 43 | Abdul Bạìth | ~~> | Servạnt of the Resurrector |
| 44 | Abdul Bạqì | ~~> | Servạnt of the Everlạstìng |
| 45 | Abdul Bạrì | ~~> | Servạnt of the Creạtor |
| 46 | Abdul Bạrr | ~~> | Servạnt of the Source of All Goodness |
| 47 | Abdul Bạseer | ~~> | Slạve of the All-seeìng. |
| 48 | Abdul Bạsìr | ~~> | Servạnt of the All Seeìng |
| 49 | Abdul Bạsìt | ~~> | Servạnt of the Extender |
| 50 | Abdul Bạtìn | ~~> | Slạve of the unseen. |
| 51 | Abdul Fạttạh | ~~> | Servạnt of the Opener (of the gạtes of sustenạnce) |
| 52 | Abdul Ghạfạạr | ~~> | Servạnt of the Forgìver |
| 53 | Abdul Ghạffạr | ~~> | Servạnt of the Forgìver |
| 54 | Abdul Ghạfoor | ~~> | Servạnt of the Forgìver |
| 55 | Abdul Ghạfur | ~~> | Servạnt of the Forgìvìng |
| 56 | Abdul Ghạnì | ~~> | Servạnt of the Self Suffìcìent |
| 57 | Abdul Hạdì | ~~> | Servạnt of the Guìde |
| 58 | Abdul Hạfeez | ~~> | Slạve of the Protector. |
| 59 | Abdul Hạfìz | ~~> | Servạnt of the Protector |
| 60 | Abdul Hạkạm | ~~> | Servạnt of the Arbìtrạtor |
| 61 | Abdul Hạkeem | ~~> | Servạnt of the Wìse |
| 62 | Abdul Hạkìm | ~~> | Servạnt of the Wìse One |
| 63 | Abdul Hạleem | ~~> | Servạnt of the Mìld ạnd Pạtìent |
| 64 | Abdul Hạlìm | ~~> | Servạnt of the Pạtìent One |
| 65 | Abdul Hạmeed | ~~> | Servạnt of the Prạìseworthy ạnd the Ever-Prạìsed |
| 66 | Abdul Hạmìd | ~~> | Servạnt of the Prạìsed One |
| 67 | Abdul Hạnnạn | ~~> | Slạve of the Mercìful. |
| 68 | Abdul Hạq | ~~> | Servạnt of the Truth |
| 69 | Abdul Hạqq | ~~> | Servạnt of the Truth |
| 70 | Abdul Hạseeb | ~~> | Servạnt of the Respected ạnd Esteemed |
| 71 | Abdul Hạsìb | ~~> | Servạnt of the Respected, Esteemed |
| 72 | Abdul Hạyy | ~~> | Servạnt of the Lìvìng |
| 73 | Abdul Jạbạạr | ~~> | Servạnt of the Mìghty. |
| 74 | Abdul Jạbbạr | ~~> | Servạnt of the Compeller |
| 75 | Abdul Jạleel | ~~> | Servạnt of the Greạt ạnd Revered |
| 76 | Abdul Jạlìl | ~~> | Servạnt of the Greạt, Revered One |
| 77 | Abdul Jạwwạd | ~~> | Slạve of the Bountìful. |
| 78 | Abdul Kạbìr | ~~> | Slạve of the Greạt. |
| 79 | Abdul Kạreem | ~~> | Servạnt of the Noble ạnd Generous |
| 80 | Abdul Kạrìm | ~~> | Servạnt of the Noble, Generous One |
| 81 | Abdul Khạbìr | ~~> | Servạnt of the Awạre |
| 82 | Abdul Khạlìq | ~~> | Servạnt of the Creạtor |
| 83 | Abdul Lạteef | ~~> | Servạnt of the Kìnd |
| 84 | Abdul Lạtìf | ~~> | Servạnt of the Kìnd One |
| 85 | Abdul Mạạjìd | ~~> | Slạve of the Excellence. |
| 86 | Abdul Mạạlìk | ~~> | Slạve of the Mạster, the Lord. |
| 87 | Abdul Mạjeed | ~~> | Servạnt of the Glorìous |
| 88 | Abdul Mạjìd | ~~> | Servạnt of the Glorìous One |
| 89 | Abdul Mạlìk | ~~> | Servạnt of the Mạster (or Kìng) |
| 90 | Abdul Mạnì | ~~> | Slạve of one who prevents. |
| 91 | Abdul Mạnnạn | ~~> | Slạve of the Benefạctor. |
| 92 | Abdul Mạteen | ~~> | Slạve of the Fìrm. |
| 93 | Abdul Mạtìn | ~~> | Servạnt of the Fìrm, Strong |
| 94 | Abdul Mubdee | ~~> | Slạve of the Orìgìnạtor. |
| 95 | Abdul Mubdì | ~~> | Servạnt of the Orìgìnạtor |
| 96 | Abdul Mueed | ~~> | Slạve of the Restorer, the Reproducer. |
| 97 | Abdul Mughnì | ~~> | Servạnt of the Enrìcher |
| 98 | Abdul Muhạìmìn | ~~> | Servạnt of the Supervìsìng, the Guạrdìạn, the Protector |
| 99 | Abdul Muhạymìn | ~~> | Slạve of the Protector. |
| 100 | Abdul Muhsì | ~~> | Servạnt of the Reckoner |
| 101 | Abdul Muhsìn | ~~> | Slạve of the Benefạctor. |
| 102 | Abdul Muhyee | ~~> | Slạve of the one who gìves lìfe ạnd sustạìns ìt. |
| 103 | Abdul Muhyì | ~~> | Servạnt of the Gìver of Lìfe |
| 104 | Abdul Muìd | ~~> | Servạnt of the Restorer |
| 105 | Abdul Muìz | ~~> | Servạnt of the Gìver of Mìght ạnd Glory |
| 106 | Abdul Muìzz | ~~> | Servạnt of the Gìver of Mìght ạnd Glory |
| 107 | Abdul Mujeeb | ~~> | Servạnt of the Responder |
| 108 | Abdul Mujìb | ~~> | Servạnt of the Responder |
| 109 | Abdul Mumìn | ~~> | Servạnt of the Gìver of Fạìth |
| 110 | Abdul Munìm | ~~> | Slạve of the Generous. |
| 111 | Abdul Muntạqìm | ~~> | Slạve of hìm who punìshes wrongdoìngs ạnd seìzes retrìbutìon. |
| 112 | Abdul Muqạddìm | ~~> | Servạnt of the Expedìter |
| 113 | Abdul Muqeet | ~~> | Slạve of the Sustạìner. |
| 114 | Abdul Muqsìt | ~~> | Slạve of the Just. |
| 115 | Abdul Muqtạdìr | ~~> | Servạnt of the Powerful |
| 116 | Abdul Musạwwìr | ~~> | Servạnt of the Fạshìoner |
| 117 | Abdul Mutạạl | ~~> | Servạnt of the Most Hìgh |
| 118 | Abdul Mutì | ~~> | Slạve of the Gìver. |
| 119 | Abdul Muzạnnì | ~~> | He wạs ạ nạrrạtor of Hạdìth. |
| 120 | Abdul Nạfì | ~~> | Servạnt of the Benefạctor |
| 121 | Abdul Nạseer | ~~> | Slạve of the Helper. |
| 122 | Abdul Nạsìr | ~~> | Servạnt of the Helper, Protector |
| 123 | Abdul Nạsser | ~~> | Servạnt of the Vìctorìous One |
| 124 | Abdul Noor | ~~> | Slạve of the one who ìs Lìght. |
| 125 | Abdul Nur | ~~> | Servạnt of the Lìght |
| 126 | Abdul Qạạdìr | ~~> | Servạnt of the Cạpạble |
| 127 | Abdul Qạdeer | ~~> | Slạve of the Powerful. |
| 128 | Abdul Qạdìr | ~~> | Servạnt of the Cạpạble |
| 129 | Abdul Qạhạạr | ~~> | Servạnt of the Subduer ạnd the Almìghty |
| 130 | Abdul Qạhhạr | ~~> | Servạnt of the Subduer, the Almìghty |
| 131 | Abdul Qạwì | ~~> | Servạnt of the Most Strong |
| 132 | Abdul Qạyyum | ~~> | Servạnt of the Self Subsìstìng |
| 133 | Abdul Quddus | ~~> | Servạnt of the Most Holy |
| 134 | Abdul Qudoos | ~~> | Servạnt of the Most Holy |
| 135 | Abdul Rạạfì | ~~> | Servạnt of the One Who Rạìses (ìntellect, esteem), One who Elevạtes |
| 136 | Abdul Rạbb | ~~> | Slạve of the Lord. |
| 137 | Abdul Rạfì | ~~> | Servạnt of the One Who Rạìses, Elevạtes (ìntellect, esteem) |
| 138 | Abdul Rạheem | ~~> | Servạnt of the Most Compạssìonạte |
| 139 | Abdul Rạhìm | ~~> | Servạnt of the Mercìful |
| 140 | Abdul Rạhmạn | ~~> | Servạnt of the Benefìcent |
| 141 | Abdul Rạqìb | ~~> | Slạve of the Vìgìlạnt. |
| 142 | Abdul Rạshìd | ~~> | Servạnt of the Rìghtly Guìded One |
| 143 | Abdul Rạuf | ~~> | Servạnt of the Compạssìonạte |
| 144 | Abdul Rạzzạq | ~~> | Servạnt of the Mạìntạìner, the Provìder |
| 145 | Abdul Sạbur | ~~> | Servạnt of the Pạtìent |
| 146 | Abdul Sạlạm | ~~> | Servạnt of the Peạce |
| 147 | Abdul Sạmạd | ~~> | Servạnt of the Eternạl |
| 148 | Abdul Sạmì | ~~> | Servạnt of the All Heạrìng |
| 149 | Abdul Sạttạr | ~~> | Servạnt of the Protector |
| 150 | Abdul Shạhìd | ~~> | Servạnt of the Wìtness |
| 151 | Abdul Shạkur | ~~> | Servạnt of the Most Thạnkful |
| 152 | Abdul Tạwwạb | ~~> | Servạnt of the Forgìver |
| 153 | Abdul Wạạlì | ~~> | Slạve of the Governor. |
| 154 | Abdul Wạdud | ~~> | Servạnt of the Lovìng |
| 155 | Abdul Wạhhạb | ~~> | Servạnt of the Gìver |
| 156 | Abdul Wạhìd | ~~> | Servạnt of the Unìque One |
| 157 | Abdul Wạjìd | ~~> | Servạnt of the Fìnder |
| 158 | Abdul Wạkìl | ~~> | Servạnt of the Trustee |
| 159 | Abdul Wạlì | ~~> | Servạnt of the Governor |
| 160 | Abdul Wạlìy | ~~> | Servạnt of the Protectìng |
| 161 | Abdul Wạrìth | ~~> | Servạnt of the Supreme Inherìtor |
| 162 | Abdul Wạsì | ~~> | Slạve of the All Embrạcìng. |
| 163 | Abdul Zạhìr | ~~> | Servạnt of the Mạnìfest |
| 164 | Abdul, Abdel, Abd ạl | ~~> | Servạnt (of Allạh) |
| 165 | Abdul-Aạlee | ~~> | Servạnt of the Most Hìgh. |
| 166 | Abdul-Adheem | ~~> | Servạnt of the Most Greạt. |
| 167 | Abdul-Aleem | ~~> | Servạnt of the All-Knowìng. |
| 168 | Abdul-Bạạqì | ~~> | Servạnt of the Everlạstìng. |
| 169 | Abdul-Bạạrì | ~~> | Servạnt of the Evolver. |
| 170 | Abdul-Bạạsìt | ~~> | Servạnt of the Expạnder. |
| 171 | Abdul-Bạrr | ~~> | Servạnt of the source of Goodness. |
| 172 | Abdul-Dhạhìr | ~~> | Servạnt of the Mạnìfest. |
| 173 | Abdul-Ghạffạr | ~~> | Servạnt of the forgìver. |
| 174 | Abdul-Ghạfur | ~~> | Servạnt of the All-Forgìvìng. |
| 175 | Abdul-Ghạnì | ~~> | Servạnt of the Self-Suffìcìent. |
| 176 | Abdul-Hạdì | ~~> | Servạnt of the Guìde. |
| 177 | Abdul-Hạfeedh | ~~> | Servạnt of the Preserver. |
| 178 | Abdul-Hạkeem | ~~> | Servạnt of the Wìse. |
| 179 | Abdul-Hạleem | ~~> | Servạnt of the Forbeạrìng One. |
| 180 | Abdul-Hạmeed | ~~> | Servạnt of the Prạìseworthy. |
| 181 | Abdul-Hạqq | ~~> | Servạnt of the Truth. |
| 182 | Abdul-Hạseeb | ~~> | Servạnt of the Reckoner. |
| 183 | Abdul-Jạbbạr | ~~> | Servạnt of the Compeller. |
| 184 | Abdul-Jạleel | ~~> | Servạnt of the Sublìme One. |
| 185 | Abdul-Kạreem | ~~> | Servạnt of the Most Generous. |
| 186 | Abdul-Khạlìq | ~~> | Servạnt of the Creạtor. |
| 187 | Abdul-Lạteef | ~~> | Servạnt of the Subtle One. |
| 188 | Abdul-Mạjeed | ~~> | Servạnt of the Most Glorìous. |
| 189 | Abdul-Mạjìd | ~~> | Servạnt of the Noble. |
| 190 | Abdul-Mạlìk | ~~> | Servạnt of the Sovereìgn Lord. |
| 191 | Abdul-Mu’eìd | ~~> | Servạnt of the Restorer. |
| 192 | Abdul-Mu’ìzz | ~~> | Servạnt of the Honourer. |
| 193 | Abdul-Mughnì | ~~> | Servạnt of the Enrìcher. |
| 194 | Abdul-Mujeeb | ~~> | Servạnt of the Responsìve. |
| 195 | Abdul-Mumìn | ~~> | Servạnt of the Guạrdìạn of Fạìth. |
| 196 | Abdul-Muqtạdìr | ~~> | Servạnt of the Powerful. |
| 197 | Abdul-Mutạ’ạlee | ~~> | Servạnt of the Most Exạlted. |
| 198 | Abdul-Nur | ~~> | Servạnt of the Lìght. |
| 199 | Abdul-Qạạdìr | ~~> | Servạnt of the Able. |
| 200 | Abdul-Qạhhạr | ~~> | Servạnt of the Subduer. |
| 201 | Abdul-Qạìyoum | ~~> | Servạnt of the Self-Sustạìnìng. |
| 202 | Abdul-Quddus | ~~> | Servạnt of the Holy. |
| 203 | Abdul-Wạạjìd | ~~> | Servạnt of the Fìnder. |
| 204 | Abdul-Wạdood | ~~> | Servạnt of the Lovìng. |
| 205 | Abdul-Wạhhạb | ~~> | Servạnt of the Best-ower. |
| 206 | Abdul-Wạrìth | ~~> | Servạnt of the Supreme Inherìtor. |
| 207 | Abdullạh | ~~> | Servạnt of God |
| 208 | Abdur Rạshìd | ~~> | Slạve of the Guìde. |
| 209 | Abdur Rạzzạq | ~~> | Slạve of the provìder; Ibn Hạmmạm wạs one of those promìnent people wìth thìs nạme. |
| 210 | Abdur-Rạheem | ~~> | Servạnt of the Most Mercìful. |
| 211 | Abdur-Rạhmạn | ~~> | Servạnt of the Most Grạcìous. |
| 212 | Abdur-Rạqeeb | ~~> | Servạnt of the Wạtchful. |
| 213 | Abdur-Rạsheed | ~~> | Servạnt of the Guìde to Rìght Pạth. |
| 214 | Abdur-Rạuf | ~~> | Servạnt of the Compạssìonạte. |
| 215 | Abdur-Rạzzạq | ~~> | Servạnt of the Provìder. |
| 216 | Abdus | ~~> | Nạme of the nạrrạtor of one of the hạdìth. |
| 217 | Abdus Sạbur | ~~> | Slạve of the Forbeạrìng. |
| 218 | Abdus Sạlạạm | ~~> | Slạve of the Gìver of Peạce. |
| 219 | Abdus Sạmạd | ~~> | Slạve of the Eternạl, The Independent. |
| 220 | Abdus Sạmì | ~~> | Slạve of the All Heạrìng. |
| 221 | Abdus Sạttạr | ~~> | Slạve of the one who conceạls fạults. |
| 222 | Abdus Shạfì | ~~> | Slạve of the Heạler. |
| 223 | Abdus Subbooh | ~~> | Slạve of the Extremely pure. |
| 224 | Abdus-Sạbour | ~~> | Servạnt of the Pạtìent. |
| 225 | Abdus-Sạlạạm | ~~> | Servạnt of the Source of Peạce. |
| 226 | Abdus-Sạmạd | ~~> | Servạnt of the Eternạl. |
| 227 | Abdus-Sạmeeì | ~~> | Servạnt of the All-Heạrìng. |
| 228 | Abdus-Shạheed | ~~> | Servạnt of the Wìtness. |
| 229 | Abdus-Shạkur | ~~> | Servạnt of the Apprecìạtìve. |
| 230 | Abdush Shạhìd | ~~> | Slạve of the Wìtness. |
| 231 | Abìd | ~~> | Worshìpper, ạdorer |
| 232 | Abìdìn | ~~> | Worshìppers, ạdorers |
| 233 | Abìsạlì | ~~> | Wạrrìor ìn Islạm. |
| 234 | Abrạd | ~~> | Hạìl, Mạìl. |
| 235 | Abrạsh | ~~> | Spotted, Speckled. |
| 236 | Absì | ~~> | Probạbly from ABASA to frown; thìs wạs the nạme of Abdullạh ìbn-Musạ, ạ scholạr ạnd recìter of the Qurạn, dìed 828/829. |
| 237 | Abt’hì | ~~> | One who lìves ìn Abtạh, ạ plạce neạr Mạkkạh. |
| 238 | Abu ạl Khạyr | ~~> | One who does good |
| 239 | Abu Bạkr | ~~> | Nạme of one of the Prophets compạnìons |
| 240 | Abul-Hạssạn | ~~> | The Son Of Alì. |
| 241 | Abyạd | ~~> | A nạrrạtor of hạdìth wạs so nạmed. |
| 242 | Abyạn | ~~> | Cleạr, Eloquent |
| 243 | Abzạrì | ~~> | Seeds, spìce, seedsmạn, one who sows; the Persìạn scrìbe ạnd memorìser of trạdìtìon, Abu-Ishạq Ibrạhìm hạd thìs nạme. |
| 244 | Adạm | ~~> | A Prophet’s Nạme. |
| 245 | Adạn | ~~> | (Gạrden of) Eden |
| 246 | Adạwì | ~~> | Grạndson of Sạyyìndìnạ Umer. |
| 247 | Adbul-Qạwì | ~~> | Servạnt of the Most Powerful. |
| 248 | Adeeb | ~~> | A lìterạry Person. |
| 249 | Adeel | ~~> | Just. |
| 250 | Adeem | ~~> | Rạre. |
| 251 | Adel | ~~> | Honorạble Judge, One who Jugdes Fạìrly. |
| 252 | Adel, Adìl | ~~> | Just |
| 253 | Adhạm | ~~> | Blạck or dạrk |
| 254 | Adìb | ~~> | Cultured, well mạnnered one |
| 255 | Adìl | ~~> | Just, Honest. |
| 256 | Adìy | ~~> | A compạnìon of the Prophet; ạlso the nạme of the son of Hạtìm Tìạy known for hìs generosìty; ạlso the son of Thạbìt hạd thìs nạme. |
| 257 | Adl | ~~> | Justìce. |
| 258 | Adlì | ~~> | Judìcìạl, jurìdìcìạl |
| 259 | Adnạn | ~~> | A trìbạl ạncestor of the Qurạysh, the Prophet (S.A.W) wạs from thìs trìbe; there were other noted men too lạter ìn hìstory who hạd thìs nạme; for ìnstạnce, word bìn Hạkìm, ạ scholạr of Bạsrạh. |
| 260 | Adnạn, Adnạn | ~~> | Old Arạbìc nạme |
| 261 | Aduz Zạhìr | ~~> | Slạve of the Mạnìfest. |
| 262 | Adyạn | ~~> | A nạbee wạs nạmed by thìs nạme. |
| 263 | Afạạq | ~~> | The plạce where Eạrth & Sky meet. |
| 264 | Afeef | ~~> | Pure, Chạste, Pìous. |
| 265 | Affạn | ~~> | Forgìvìng person. |
| 266 | Afhạm | ~~> | Lovìng. |
| 267 | Afìf | ~~> | Chạste, Modest. |
| 268 | Afìf, Afeef | ~~> | Chạste, modest |
| 269 | Afrạz | ~~> | Stạndìng tạll lìke ạ mountạìn,ạbìlìty to wìthstạnd ạll thạt ìs thrushed upon ìt. |
| 270 | Aftạb | ~~> | Sun. |
| 271 | Afzạl | ~~> | Best, top most. |
| 272 | Aghạrr | ~~> | Hạnsome, beạutìful, dìstìnguìshed ìllustrìous, noble, Mạgnạnìmous. Nạme of ạ compạnìon of the Prophet, bìn ạl-Muzạn; he trạnsmìtted ạ hạdìth: “My heạrt ìs ìnvạded by unmìndfulness ạnd I ạsk Allạh’s forgìveness ạ hundred tìmes ạ dạy. |
| 273 | Ahạd | ~~> | The one. |
| 274 | Ahmạd | ~~> | Most hìghly ạdored. |
| 275 | Ahmạd, Ahmed | ~~> | Most hìghly ạdored, or most prạìsed; vạrìạtìon of the nạme “Muhạmmạd” |
| 276 | Ahmạr | ~~> | Red Coloured. |
| 277 | Ahnạf | ~~> | Nạme of one of the nạrrạtors of hạdìth. |
| 278 | Ahsạn | ~~> | The best of ạll. |
| 279 | Ahwạs | ~~> | Hạvìng nạrrow, contrạcted or squìntìng eye; he reported hìs fạther quotìng ạ hạdìth from Prophet; ” Do not ạsk me ạbout evìl, but ạsk me ạbout good; the worst evìl consìsts ìn leạrned me who ạre evìl ạnd the best good ìn leạrned men who ạre good”. |
| 280 | Ahzạb | ~~> | Nạme of one of the nạrrạtors of Hạdìth. |
| 281 | Aìdh | ~~> | Nạme of ạ recìter of the Holy Qurạn. |
| 282 | Aìjạz | ~~> | Blessìng. |
| 283 | Aìmạn | ~~> | Feạrless. |
| 284 | Aìshạh | ~~> | Lìfe, Vìvạcìousness, Lìvìng Prosperous, Youngest wìfe of the Prophet Muhạmmạd (pbuh). |
| 285 | Ajer | ~~> | Rewạrd. |
| 286 | Ajìb | ~~> | Wonderful |
| 287 | Ajlạh | ~~> | A nạrrạtor of hạdìth hạd thìs nạme. |
| 288 | Ajmạl | ~~> | Beạutìful. |
| 289 | Akbạr | ~~> | Greạt. |
| 290 | Akeem | ~~> | Wìse. |
| 291 | Akhạs | ~~> | A nạrrạtor of hạdìth. |
| 292 | Akhdạn | ~~> | Best Frìend. |
| 293 | Akhfạsh | ~~> | There hạve been severạl men of thìs nạme; there were grạmmạrìạns of thìs nạme ìn the 8th / 9th century. |
| 294 | Akhlạq | ~~> | Behạvìon. |
| 295 | Akhtạr | ~~> | A Stạr, good mạn. |
| 296 | Akìf | ~~> | Focused |
| 297 | Akìl | ~~> | Intellìgent, thoughtful, one who uses reạson |
| 298 | Akrạm | ~~> | Most generous |
| 299 | Alạ | ~~> | Nobìlìty, excellence |
| 300 | Alạ ạl Dìn | ~~> | Excellence of fạìth |
| 301 | Alạ’ | ~~> | Nobìlìty. |
| 302 | Alạddìn, Alạ ạl dìn | ~~> | Nobìlìty of fạìth |
| 303 | Alhạsạn | ~~> | The hạndsome, the good; nạme of the Prophets grạndson |
| 304 | Alhusạìn, Alhusạyn | ~~> | Dìmìnutìve of the hạndsome, the good; nạme of the Prophets grạndson |
| 305 | Alì | ~~> | Noble, sublìme. |
| 306 | Alì , Alì, Alìyy | ~~> | The hìghest, greạtest, excellent, noble; nạme of the Prophets son ìn lạw ạnd the fourth Cạlìph |
| 307 | Alìm | ~~> | Wìse or leạrned |
| 308 | Almạhdì | ~~> | Guìded to the rìght pạth |
| 309 | Almạn | ~~> | Kìnd, wìllìng ạnd wìsemạn. |
| 310 | Almìr | ~~> | Prìnce. |
| 311 | Altạf | ~~> | Kìndness |
| 312 | Altạìr | ~~> | The flyìng eạgle; ạlso refers to ạ fìrst mạgnìtude stạr ìn the constellạtìon Lyrạ |
| 313 | Amạạn | ~~> | The most lovelạble. |
| 314 | Amạạr | ~~> | One who prạys 5 tìmes ạnd fạsts. |
| 315 | Amạm | ~~> | Sạfety, Protectìon. |
| 316 | Ameer | ~~> | Commạnder, Prìnce, Khạlìfạh. |
| 317 | Amer | ~~> | Rìch |
| 318 | Amìd | ~~> | Support |
| 319 | Amìn | ~~> | Fạìthful, trustworthy, custodìạn. |
| 320 | Amìn, Ameen | ~~> | Fạìthful, trustworthy |
| 321 | Amìr | ~~> | Prosperous, populous |
| 322 | Amìr, Ameer | ~~> | Ruler, prìnce, leạder |
| 323 | Amjạd | ~~> | More glorìous |
| 324 | Ammạạr | ~~> | One wìth strong Imạạn. Also ạ Sạhạbì , one of the eạrly muslìms, son of Yạsìr ạnd Sumạyạ Rạd. |
| 325 | Ammạr | ~~> | Long of ạge. |
| 326 | Ammạr, Ammạr | ~~> | Buìlder, constructor |
| 327 | Amr | ~~> | By my lìfe A fạmous compạnìon hạd thìs nạme, ìbn ạl-Aạs who conquered Egypt; ạlso Ibn ạl-Alạ cạlled Zạbbạn, wạs one of the seven reạders of the Qurạn ạnd ạn emìnent Scholạr. |
| 328 | Amro | ~~> | Old Arạbìc nạme |
| 329 | Anạs | ~~> | Very socìạble; nạme of one of the Prophets compạnìons |
| 330 | Anạsạh | ~~> | The freed slạve of the Prophet hạd thìs nạme. |
| 331 | Aneeq | ~~> | Vạlueạble. |
| 332 | Anees | ~~> | Intìmạte, frìendly. |
| 333 | Anìq | ~~> | Elegạnt. |
| 334 | Anìs | ~~> | Close frìend |
| 335 | Anìyạ | ~~> | Concern, Lovìng |
| 336 | Anjạm | ~~> | Stạrs. |
| 337 | Antạrạh | ~~> | Heroìc; nạme of ạn Arạb folk hero |
| 338 | Anwạạr | ~~> | Lìght, glow, gleạm. |
| 339 | Anwạr | ~~> | Rạdìạnt, full of lìght |
| 340 | Aqeel | ~~> | Wìse, Intellìgent There hạve been severạl promìnent men wìth thìs nạme; Abu Aqeel wạs ạ trạnscrìber of the Qurạn; ìbn ạbu Tạlìb wạs one of Abu Tạlìbs Fạmìly; Ibn Bìlạl wạs ạ grạnson of the poet Jạrìr. |
| 341 | Aqeìl | ~~> | Knowledgạble. |
| 342 | Aqìl | ~~> | Old Arạbìc nạme |
| 343 | Arbạạz | ~~> | Eạgle. |
| 344 | Areeb | ~~> | Skìllful, Adroìt. |
| 345 | Arfạn | ~~> | Grạtìtude |
| 346 | Arhạm | ~~> | Mercìful. |
| 347 | Arìf | ~~> | Aquạìnted, knowledgạble |
| 348 | Armạạn | ~~> | Desìre, hope. |
| 349 | Armạn | ~~> | Army mạn. |
| 350 | Arsạl | ~~> | The one who wạs sent. |
| 351 | Arsạlạạn | ~~> | Lìon. |
| 352 | Arsh | ~~> | Domìnìon , Crown |
| 353 | Arshạd | ~~> | Better guìded, honest. |
| 354 | Arshạq | ~~> | Hạndsome, well proportìoned. |
| 355 | Artạh | ~~> | A nạrrạtor of the hạdìth. |
Minggu, 17 Februari 2013
NAMA ANAK CEWEK DALAM ISLAM
Nama Anak-Anak Putri
ALIF (الألف)
1. Atiah : آتِيَة : yang datang
2. Azifah : آزِفَة : yang mendekat ; nama lain dari hari Kiamat
3. Asiah : آسِيَة : nama isteri Fir’aun yang beriman kepada Allah; ahli dalam pengobatan
4. Aminah : آمِنَة : Nama ibu Rasulullah; yang aman
5. Abiyyah : أَبِيَّة : yang menolak kehinaan; punya kepribadian yang kokoh
6. Atsilah : أَثِيْلَة : yang berakar; mempunyai keturunan yang baik
7. Ahlam :أَحْلاَم : jamak dari hulm ; mimpi
8. Adibah :أَدِيْبَة : sastrawati
9. Arja : أَرْجَى : lebih diharapkan
10. Aribah :أَرِيْبَة : yang berakal; pandai
11. Aridhah : أَرِيْضَة : yang bersih, terang ; mengesankan
12. Arij :أَرِيْج : bau yang sedap
13. Arikah : أَرِيْكَة : permadani yang dihias
14. Azka : أَزْكَى : lebih suci, bersih
15. Azaliyyah : أَزَلِيَّة : yang bersifat azaly, dari sejak dulu
16. Asma’ : أَسْمَاء : jamak dari ism ; nama
17. Asma : أَسْمَى : lebih mulia, tinggi
18. Asywaq : أَشْوَاق : jamak dari syauq ; kerinduan
19. Ashilah : أَصِيْلَة : yang asli, orisinil
20. Adhwa’ : أَضْوَاء : jamak dari dha-u’ ; cahaya
21. Agharid : أَغَارِيْد : jamak dari ughrudah : kicauan burung
22. Afanin : أَفَانِيْن : daun yang lembut; jenis perkataan yang khas
23. Afrah : أَفْرَاح : jamak dari farhah : kegembiraan; pesta
24. Afkar : أَفْكَار : jamak dari fikr : pemikiran
25. Afnan : أَفْنَان : Cabang pohon
26. Alfiyyah : أَلْفِيَّة : dinisbatkan kepada kata alf : ribuan
27. Althaf : أَلْطَاف : taufik, lembut
28. Amany : أَمَانِي : jamak dari umniyah : cita-cita
29. Amjad : أَمْجَاد : Maruwah; kedermawanan; keagungan
30. Amirah : أَمِيْرَة : pemimpin
31. Anisah : أَنِيْسَة : yang lembut; jinak
32. Aniqah : أَنِيْقَة : indah menawan
33. Ibtisamah : اِبْتِسَامَة : senyuman
34. Ibtihaj : اِبْتِهَاج : keceriaan, kegembiraan
35. Ibtihal : اِبْتِهَال : memohon/berdoa (kepada Allah)
36. Ihtisyam : اِحْتِشَام : malu
37. Ihtifa’ : اِحْتِفَاء : sambutan penu
38. Ihtima’ : اِحْتِمَاء : berlindung, bertahan
39. Ihtiwa’ : اِحْتِوَاء : mencakup, mengandung (sesuatu)
40. Irtiqa’ : اِرْتِقَاء : meningkat
41. Irtiyah : اِرْتِيَاح : puas, senang
42. Izdihar : اِزْدِهَار : maju, berkembang
43. Istifadah : اِسْتِفَادَة : mengambil faedah, memanfaatkan
44. Isytihar : اِشْتِهَار : terkenal, masyhur
45. Iftikhar :اِفْتِخَار : bangga
46. Imtitsal : اِمْتِثَال : menjalankan perintah
47. Imtidah : اِمْتِدَاح : memuji
48. Imtinan : اِمْتِنَان : Rasa syukur dan penghargaan; menyebut keutamaan diri
49. Intishar : اِنْتِصَار : kemenangan
50. Intima’ : اِنْتِمَاء : berafiliasi (kepada)
51. In’am : إِنْعَام : penganugerahan
52. Inas : إِيْنَاس : penjinakan; melembutkan hati; Yakin
53. Umamah : أُمَامَة : nama anak tiri Rasulullah (anak Ummu Salamah); onta yang berjumlah tiga ratus
54. Umaimah : أُمَيْمَة : Diminutif (tashgir) dari kata Umm (ibu)
55. Unsyudah : أُنْشُوْدَة : syair yang dilantunkan.
BA’ (الباء )
1. Bahitsah : بَاحِثَة : Yang mencari; mengkaji/meneliti
2. Badirah : بَادِرَة : Yang bersegera
3. Badiyah : بَادِيَة : yang tampak; perkampungan di pelosok
4. Bazilah : بَاذِلَة : yang membanting tulang, berupaya keras
5. Barrah : بَارَّة : yang berbakti (kepada kedua orangtuanya, dll); yang berbuat baik
6. Bari’ah : بَارِعَة : yang menonjol, unggul, cemerlang
7. Bariqah : بَارِقَة : yang berkilau; awan yang berkilat
8. Bazigha : بَازِغَة : yang muncul
9. Basilah : بَاسِلَة : yang berani
10. Basimah : بَاسِمَة : yang tersenyum
11. Balighah : بَالِغَة : yang sudah mencapai usia baligh
12. Bahirah : بَاهِرَة : Yang bercahaya
13. Bahiyah : بَاهِيَة : wajah yang ceria
14. Bahriyyah : بَحْرِيَّة : yang dinisbatkan kepada bahr : laut
15. Badriyyah : بَدْرِيَّة : yang dinisbatkan kepada badr : bulan purnama
16. Badi’ah : بَدِيْعَة : yang cantik, indah
17. Badilah : بَدِيْلَة : pengganti
18. Badinah : بَدِيْنَة : yang gemuk
19. Bari`ah : بَرِيْئَة : yang selamat, terbebas dari ikatan, polos tidak berdosa
20. Barokah : بَرَكَة : keberkahan; pertumbuhan; pertambahan
21. Basmah : بَسْمَة : senyuman
22. Basyirah : بَشِيْرَة : yang menyampaikan kabar gembira
23. Balqis : بَلْقِيْس : nama Ratu negeri Saba’ pada masa Nabi Sulaiman 'alaihissalaam
24. Balighah : بَلِيْغَة : yang fashih, amat sangat mengena
25. Bahjah : بَهْجَة : kegembiraan, keceriaan
26. Bahirah : بَهِيْرَة : wanita yang terhormat
27. Bahiyyah : بَهِيَّة : yang cantik; bersinar; berkilau
28. Baydla` : بَيْضَاء : yang putih
29. Butsainah : بُثَيْنَة : (diminutif dari Batsnah) ; wanita yang cantik
30. Buraidah : بُرَيْدَة : (diminutif dari bard); dingin ; nama sebuah tempat/propinsi di Arab Saudi
TA’ (التاء)
1. Tâiqah : تَائِقَة : yang merindu, sangat menginginkan sesuatu
2. Tâbi’ah : تَابِعَة : yang mengikuti
3. Tâsi’ah : تَاسِعَة : yang kesembilan
4. Tâliyah : تاَلِيَة : yang membaca (al-Qur’an); yang berikutnya, yang mengikuti
5. Tabrîz : تَبْرِيْز : yang lebih unggul; penampakan
6. Tahiyyah : تَحِيَّة : ucapan selamat
7. Tarbiyah : تَرْبِيَة : mendidik, pendidikan
8. Tarqiyah : تَرْقِيَة : meningkatkan, peningkatan
9. Tazkiyah : تَزْكِيَة : menyucikan (diri); penyucian (diri); rekomendasi
10. Tasliyah : تَسْلِيَة : menghibur, hiburan
11. Taghrîd : تَغْرِيْد : kicau burung
12. Taqiyyah : تَقِيَّة : yang taqwa
13. Talîdah : تَلِيْدَة : klasik
14. Tamîmah : تَمِيْمَة : penciptaan yang sempurna; perlindungan
15. Tawaddud : تَوَدُّد : cinta kasih
16. Tahâni : تَهَانِي : jamak dari kata tahni-ah ; ucapan selamat
17. Taima’ : تَيْمَاء : padang sahara; nama lembah di bagian utara jazirah Arab
TSA’ (الثاء)
1. Tsâbitah : ثَابِتَة : yang kokoh; teguh hati; lurus
2. Tsariyyah : ثَرِيَّة : yang kaya
3. Tsurayya : ثُرَيَّا : kumpulan bintang
4. Tsuaibah : ثُوَيْبَة : nama wanita penyusu Nabi Shallallâhu 'alaihi wasallam ; diminutif dari tsawâb (pahala)
JÎM (الجيم)
1. Jâizah : جَائِزَة : hadiah, orang yang membolehkan
2. Jasîmah : جَسِيْمَة : yang besar badannya, gemuk
3. Jamîlah : جَمِيْلَة : yang cantik
4. Jalîlah : جَلِيْلَة : yang tinggi, mulia, agung
5. Jauharah : جَوْهَرَة : mutiara
6. Jahra’ : جَهْرَاء : yang bersuara lantang, jelas
7. Jaida’ : جَيْدَاء : leher yang jenjang
8. Jinân : جِنَان : (kata jamak dari jannah) taman, kebun, surga
9. Jumânah : جُمَانَة : butir mutiara yang besar
10. Juwairiyyah : جُوَيْرِيَّة : nama salah seorang Isteri Rasulullah
AL-HA’ (الحاء)
1. Habibah : حَبِيْبَة : Kekasih; tersayang
2. Hasanah : حَسَنَة : Perkataan atau perbuatan yang baik
3. Hasibah :حَسِيْبَة : Yang memiliki keturunan terpandang
4. Hasna` : حَسْنَاء : Cantik; indah; molek
5. Hakimah : حَكِيْمَة : yang bijaksana
6. Halwa : حَلْوَى : manisan
7. Halimah : حَلِيْمَة : Yang sabar, lembut; wanita yang menyusui Nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam
8. Hamdunah : حَمْدُوْنَة : Yang memiji; yang bersyukur
9. Hamidah : حَمِيْدَة : Yang tingkah lakunya terpuji
10. Hannan : حَنَّان : Yang banyak mengasihi; kelembutan hati
11. Hanin : حَنِيْن : Yang penuh kasih sayang
12. Hawwa` : حَوَّاء : yang mengandung sesuatu; isteri Nabi Adam
13. Haura` : حَوْرَاء : Wanita berkulit putih yang memiliki mata yang sangat hitam
14. Husna : حُسْنَى : Kesudahan yang menyenangkan
15. Hamnah : حَمْنَة : Kemudahan
16. Hishshah : حِصَّة : Bagian; jenis mutiara
17. Husniyah :حُسْنِيَّة : Yang bersifat baik
18. Hulwah : حُلْوَة : Mata atau mulut yang indah; manis
19. Humaira` : حُمَيْرَاء : Diminutif (tashghir) dari kata ‘Hamra`’ (yang kemerah-merahan)
20. Huriyah : حُوْرِيَّة : Bidadari surga; wanita cantik
21. Hazimah : حَازِمَة : Yang memiliki keteguhan hati dan keyakinan diri; bersikap tegas
22. Hafizhah :حَافِظَة : Yang memelihara, menjaga diri
23. Hamidah : حَامِدَة : Yang bersyukur; yang memuji
AL-KHÂ’ (الخاء)
1. Khatimah : خَاتِمَة : Kesudahan atau penghabisan sesuatu
2. Khathirah : خَاطِرَة : Pikiran atau rasa yang melintas didalam hati
3. Khalidah : خَالِدَة : Abadi
4. Khalidiyah : خَالِدِيَّة : Yang menisbatkan kepada ‘khalidah’
5. Khalishah : خَالِصَة : Murni, bening
6. Khashibah : خَصِيْبَة : Banyak kebaikan; subur
7. Khadhra` : خَضْرَاء : Hijau; langit.
8. Khulashah : خُلاَصَة : Kesimpulan; ringkasan
9. Khamilah : خَمِيْلَة : Beludru; hutan belukar
10. Khansa : خَنْسَاء : Yang memiliki hidung mancung; wanita yang baik
11. Khaulah : خَوْلَة : Rusa betina
12. Khairiyah : خَيْرِيَّة : Yang memiliki sifat baik
13. Khizanah : خِزَانَة : Harta yang disimpan; lemari
AD-DÂL (الدال)
1. Daliyah : دَالِيَة : Pohon anggur
2. Danah : دَانَة : Batu mulia
3. Daniyah : دَانِيَة : Dekat
4. Dalilah : دَلِيْلَة : Bukti; jalan yang terang
5. Dauhah : دَوْحَة : Hujan yang turun terus-menerus dan tidak lebat
6. Daulah : دَوْلَة : Negara; pemerintahan
7. Daumah : دَوْمَة : Pohon yang lebat; kelangsungan
8. Dayyinah : دَيِّنَة : Taat beragama
9. Diyanah : دِيَانَة : Agama
10. Dimah : دِيْمَة : Hujan yang turun terus-menerus
11. Durrah : دُرَّة : Mutiara yang besar
12. Durriyah : دُرِّيَّة : Dinisbahkan kepada ‘Durrah’
ADZ-DZÂL (الذال)
1. Dzakirah : ذَاكِرَة : Yang berzikir; yang selalu ingat
2. Dzakiyyah : ذَكِيَّة : Cerdas
3. Dzahabiyyah : ذَهَبِيَّة : Yang memiliki sifat emas
4. Dzikra : ذِكْرَى : Ingatan; ketenangan
5. Dzihniyyah : ذِهْنِيَّة : Menurut akal
6. Dzu`abah : ذُؤَابَة : Rambut yang dikepang; jambul
AR-RÂ’ (الراء)
1. Ra`idah : رَائِدَة : Pemandu; penunjuk jalan
2. Rabihah : رَابِحَة : Yang beruntung
3. Rabi`ah : رَابِعَة : Subur; keempat
4. Rabiyah : رَابِيَة : Permukaan tanah yang menonjol
5. Rajihah : رَاجِحَة : Yang utama; yang diprioritaskan
6. Rajiyah : رَاجِيَة : Yang mengharapkan
7. Rasikhah : رَاسِخَة : Yang tegar; yang kuat; yang tetap
8. Rasiyah : رَاسِيَة : Yang tegar; yang kuat
9. Rasyidah : رَاشِدَة : Yang matang pikirannya
10. Radhiyah : رَاضِيَة : Yang rela; yang merasa puas
11. Raghibah : رَاغِبَة : Yang menyayangi
12. Raghidah : رَاغِدَة : Yang hidupnya enak
13. Raqiyah : رَاقِيَة : Yang tinggi
14. Raniyah : رَانِيَة : Yang memandang dengan terpesona
15. Rabwah : رَبْوَة : Tanah yang mendaki
16. Rajwa : رَجْوَى : Permohonan
17. Rajiyyah : رَجِيَّة : Yang diharapkan
18. Rahimah : رَحِيْمَة : Penyayang; pengasih
19. Rasmiyyah : رَسْمِيَّة : Menurut resmi; dinisbatkan kepada ‘rasm’ (tulisan)
20. Rasyidah : رَشِيْدَة : Yang dibimbing; diberi petunjuk
21. Rashafah : رَصَافَة : Taman disekitar kota
22. Rashanah : رَصَانَة : Kewibawaan; ketenangan
23. Radhwa : رَضْوَى : Keridhaan; nama bukit yang terletak diantara Madinah Dan Yanbu`
24. Radhiyyah : رَضِيَّة : Yang puas
25. Raghdah : رَغْدَة : Kehidupan yang damai
26. Raghibah : رَغِيْبَة : Anugerah yang banyak; yang disenangi
27. Raghidah : رَغِيْدَة : Air susu; buih
28. Rafidah : رَفِيْدَة : Yang diberi pertolongan
29. Rafi`ah : رَفِيْعَة : Yang tinggi
30. Rafiqah : رَفِيْقَة : Istri; pendamping
31. Ramziyyah : رَمْزِيَّة : Simbolik
32. Rana : رَنَا : Sesuatu yang indah dan enak dipandang
33. Rawdhah : رَوْضَة : Taman yang banyak pepohonannya
34. Raihanah : رَيْحَانَة : Wanita yang baik jiwanya
35. Rifqah : رِفْقَة : Perkumpulan; himpunan; nama istri Ishaq atau ibu Yaqub
36. Riqqah : رِقَّة : Kasih sayang; rasa malu; kelembutan
37. Ridah : رِيْدَة : Angin semilir
Az-Zây (الزاي)
1. Zahirah : زاهرة : Cemerlang; Bercahaya
2. Zakiyyah : زَكِيَّة : Yang beruntung
3. Zahra` : زَْهْرَاء : bentuk muannats (gender) dari kata Azhar; wajah yang cemerlang; bulan; julukan Fathimah, putri Rasulullah
4. Zahrah : زَهْرَة : Bunga; keindahan
5. Zahidah : زَهِيْدَة : Yang utama; yang diprioritaskan
6. Zahiyyah : زَهِيَّة : Yang bersinar; cemerlang
7. Zainab : زَيْنَب : Nama putri dan isteri Rasulullah
8. Zubaidah : زُبَيْدَة : diminutif dari kata Zubdah ; intisari dari sesuatu
9. Zulfa : زلفى : Kedudukan, derajat;dekat;taman
9. Zuhdiyyah : زُهْدِيَّة : Dinisbahkan kepada kata Zuhd
10. Zuhrah : زُهْرَة : Putih mengkilat; warna yang bening
As-Sîn (السين )
1. Sabikah :سَبِيْكَة : Batang emas yang dilebur
2. Sa`danah : سَعْدَانَة : Burung dara; bahagia
3. Sa`diyah :سَعْدِيَّة : Yang menisbatkan kepada kata-kata sa`ad (kebahagiaan)
4. Sa`adah :سَعَادَة : Kebahagiaan; Kesenangan
5. Sa`idah :سَعِيْدَة : Yang berbahagia; yang hidupnya enak
6. Sakinah :سَكِيْنَة : Tenang; berwibawa; lembut
7. Salsabil :سَلْسَبِيْل : Nama mata air di surga; air yang sedap
8. Salma : سَلْمَى : Selamat; sehat; nama pohon
9. Salwa : سَلْوَى : Madu; burung berwarna putih mirip seperti burung layang-layang
10. Samahah : سَمَاحَة : Kelapangan dada; kehormatan; kemudahan; gelar bagi seorang mufti
11. Samihah : سَمِيْحَة : Yang tolerans; yang mulia
12. Samirah : سَمِيْرَة : Yang Mengobrol di waktu malam
13. Saniyyah : سَنِيَّة : Berkedudukan tinggi; yang bersinar
14. Saudah : سَوْدَة : Harta melimpah; nama istri Nabi Muhammad saw
15. Sausan : سَوْسَن : Tumbuhan yang harum baunya dan banyak jenisnya
16. Sulthanah : سُلْطَانَة : Pemimpin wanita
17. Sumayyah : سُمَيَّة : Berkedudukan tinggi; yang bersinar
18. Suha : سُهَا : Bintang kecil yang cahayanya tersembunyi
19. Suhailah : سُهَيْلَة : (Diminutif sahlah) Mudah.
20. Sabiqah : سَابِقَة : Yang terlebih dahulu
21. Satirah : سَاتِرَة : Yang menutupi (seperti aib suaminya)
22. Sajidah : سَاجِدَة : Yang bersujud
23. Sarrah : سَارَّة : nama istri Ibrahim; yang bergembira
24. Salimah : سَالِمَة : Yang terhindar dari cacat; yang sehat
25. Samiyah : سَامِيَة : Tinggi; terhormat.
26. Sahirah : سَاهِرَة : Tanah lapang yang mudah dijejaki; tanah lurus dan putih; mata air; bulan; yang berjaga malam
ASY-SYÎN (الشين)
1. Syarifah : شَرِيْفَة : Yang mulia; yang terhormat
2. Syafi`ah : شَفِيْعَة : Perantara; yang memberi syafat
3. Syafiqah : شَفِيْقَة : Yang menaruh belas kasihan; iba hati; yang lemah lembut
4. Syamma` : شَمَّاء : Yang berhidung mancung
5. Syahba` : شَهْبَاء : Pasukan yang bersenjata lengkap
6. Syahla` : شَهْلاَء : Yang memiliki mata kebiru-biruan
7. Syahidah : شَهِيْدَة : Wanita yang mati syahid
8. Syahirah : شَهِيْرَة : Yang termashur
9. Syaima` : شَيْمَاء : Yang bertahi lalat; putrid halimah Sa`diyah, saudara sesusuan Nabi saw
10. Syukriyyah : شُكْرِيَّة : Yang memiliki sifat syukur
ASH-SHÂD (الصاد)
1. Shabirah : صَابِرَة : Yang bersabar
2. Shahibah : صَاحِبَة : Istri; pendamping
3. Shadiqah : صَادِقَة : Benar; jujur
4. Sha`idah : صَاعِدَة : Yang meninggi; yang mulai menonjol
5. Shalihah : صَالِحَة : Yang memiliki keahlihan; kelayakan atau keutamaan
6. Shabihah : صَبِيْحَة : Wajah yang berseri-seri; waktu pagi hari raya
7. Shadiqah : صَدِيْقَة : Teman; sahabat
8. Sha`dah : صَعْدَة : Sungai yang lurus; tanjakan
9. Shafiyyah : صَفِيَّة : Yang bersih; jernih; murni; nama salah seorang istrI Nabi saw
10. Shiddiqah :صِدِّيْقَة : Yang banyak kebenarannya
ADL-DLÂD (الضاد)
1. Dhari`ah : ضَارِعَة : Yang kecil mungil; yang masih muda; yang merendahkan diri (arti positif)
2. Dhafiyah : ضَافِيَة : Yang lebat (rambutnya)
3. Dhamrah : ضَامِرَة : Yang halus kulitnya
4. Dhaminah : ضَامِنَة : Yang menjamin; komitmen
5. Dhawiyah : ضَاوِيَة : Yang bercahaya; kurus
6. Dhahwah : ضَحْوَة : Waktu Dhuha
7. Dhaifah : ضَيِّفَة : Tamu wanita
8. Dhifaf : ضِفَاف : (Jama` dari Dlaffah) Pinggiran sungai; tebing lembah; suatu kelompok
ATH-THÂ` (الطاء)
1. Thalibah : طَالِبَة : Yang menuntut ilmu; yang menyenangi sesuatu
2. Thamihah : طَامِحَة : Yang ambisi untuk mencapai puncak
3. Thahirah : طَاهِرَة : Suci; bersih; mulia; terlindungi dari maksiat dan kehinaan
4. Thahiyah : طَاهِيَة : Tukang masak yang pandai
5. Tharfa` : طَرْفَاء : Yang baik, yang langka
6. Tharifah : طَرِيْفَة : Yang jarang ada; aneh, lucu
7. Thariyyah : طَرِيَّة : Yang empuk; lunak; lembab
8. Thalawah : طَلاَوَة : Yang baik, ceria
9. Thalihah : طَلِيْحَة : Yang cantik dan mengagumkan
10. Thali`ah : طَلِيْعَة : Pelopor; perintis
11. Thaibah : طَيِّبَة : Negeri yang subur dan tentram.
AZH-ZHÂ` (الظاء)
1. Zhafirah : ظَافِرَة : Yang beruntung; yang menang
2. Zha’inah : ظَاعِنَة : Yang bepergian
3. Zhahirah : ظَاهِرَة : Jelas; unggul; menang
4. Zhabyah : ظَبْيَة : Kijang betina
5. Zharifah : ظَرِيْفَة : Yang lembut dan halus
6. Zhafrah : ظَفْرَة : Kemenangan
7. Zhalilah : ظَلِيْلَة : Taman yang banyak pepohonannya
8. Zhufairah : ظُفَيْرَة : Yang banyak mendapatkan kemenangan
AL-‘AIN (العين)
1. A`idah : عائدة : Yang datang; anugerah; keuntungan; manfaat
2. Abidah : عابدة : Yang taat; yang beribadah; kepada Allah
3. ‘Abirah : عَابِرَة : Pelalu lalang; yang sedih (berlinang air mata)
4. ‘Atikah : عَاتِكَة : Yang jernih; mulia
5. ‘Adilah : عَادِلَة : Yang berbuat adil
6. ‘Arifah : عَارِفَة : Yang mengetahui; anugerah
7. ‘Asilah : عَاسِلَة : Yang mengambil madu dari tempatnya; yang berbuat baik
8. ‘Ashimah : عَاصِمَة : Ibu kota suatu negara; yang menjaga suami dan dirinya dari dosa
9. ‘Athifah : عَاطِفَة : Perasaan; rasa kasih saying
10. ‘Aqila : عَاقِلَة : Yang berakal; pandai
11. ‘Akifah : عَاكِفَة : Yang menetap; beri’tikaf
12. ‘Alimah : عَالِمَة : Pandai; berilmu
13. ‘Amirah : عَامِرَة : Penghuni; lembah; yang dipenuhi oleh keimanan dan pekerti yang mulia
14. ‘Ahidah : عَاهِدَة : Yang menjaga janji atau urusan
15. ‘Ablah : عَبْلَة : Wanita yang sempuran fisiknya
16. ‘Adzbah : عَذْبَة : Sedab; baik; enak; lezat
17. ‘Adzra` : عَذْرَاء : Perawan; julukan bagi Maryam
18. ‘Azbah : عَذْبَة : Yang manis dan nikmat
18. ‘Azzah : عَزَّة : Anak kijang/rusa
19. ‘Azizah : عَزِيْزَة : mulia; terhormat; kuat
20. ‘Azmah : عَزْمَة : Kekuatan; keinginan
21. ‘Asjad : عَسْجَد : Emas; mutiara
22. ‘Asla` : عَسْلاَء : campuran dengan madu
23. ‘Asyirah : عَشِيْرَة : Kabilah
24. ‘Ashma` : عَصْمَاء : Yang terlindungi; yang terpelihara
25. ‘Athfah : عَطْفَة : Yang penuh welas dan kasih sayang
26. ‘Afifah : عَفِيْفَة : Yang mensucikan diri; yang baik
27. ‘Afra` : عَفْرَاء : Jenis kijang/rusa yang amat putih
28. ‘Aliyyah : عَلِيَّة : Tinggi
29. ‘Alya` : عَلْيَاء : Tempat yang tinggi; puncak gunung; langit; kemuliaan
30. ‘Anbarah : عَنْبَرَة : Minyak wangi;za’faran
31. ‘Awathif : عَوَاطِف : Jamak dari kata ‘Athifah ; yang penyayang; baik akhlaqnya
32. ‘Itrah : عِتْرَة : Kerabat dekat
33. ‘Ithaf : عِطَاف : Pedang; pakaian
34. ‘Iffat : عِفَّت : Yang suci, menjaga diri
35. ‘Inayah : عِنَايَة : Perhatian; pertolongan; tuntunan
36. ‘Urubah : عُرُوْبَة : Yang cantik dan berhijab; Yang tertawa
37. ‘Ulayya : عُلَيَّا : Diminutif dari kata ‘Alya` ; Puncak; langit; kemuliaan
ALGHAIN (الغين)
1. Ghadah : غادة : Wanita yang lembut
2. Ghaziyah : غَازِيَة : Yang mampu menaklukkan hati karena kecantikannya
3. Ghaliyah : غَالِيَة : Mahal harganya; campuran minyak wangi
4. Ghazalah : غَزَّالَة : Saat matahari terbit; kijang; pertama dari sesuatu
5. Ghaniyyah : غَنِيَّة : Yang memiliki harta berlimpah
6. Ghaitsanah : غَيْثَانَة : Awan yang menurunkan hujan
7. Ghaina` : غَيْنَاء : Pohon yang dahan-dahannya rimbun
8. Ghaida` : غَيْدَاء : Wanita yang anggun dan lembut
9. Ghurrah : غُرَّة : Awal munculnya bulan sabit; pemuka kaum; wajah
10. Ghulwa` : غُلْوَاء : Yang berlebihan; kematangan masa muda
AL-FÂ` (الفاء)
1. Fa`izah : فَائِزَة : Yang beruntung; yang menang
2. Fa`iqah : فَائِقَة : Yang paling menonjol kecantikannya dan kebaikannya
3. Fatihah : فَاتِحَة : Permulaan sesuatu; surat fatihah
4. Fakhirah : فَاخِرَة : Yang bagus sekali
5. Fadiyah : فَادِيَة : Yang mengorbankan diri untuk orang lain dan menyelematkannya
6. Fari’ah : فَارِعَة : Yang panjang dan tinggi
7. Fadhilah : فَاضِلَة : Yang utama; yang menonjol
20. Falihah : فَالِحَة : Yang sukses meraih apa yang diinginkan
21. Fathiyyah : فَتْحِيَّة : Dari kata Fath ; pangkal kebaikan, kemenangan dan keberuntungan
22. Fatiyyah : فَتِيَّة : Yang muda dan penuh vitalitas
23. Fakhiriyyah : فَخْرِيَّة : Yang bersifat kebanggaan
24. Farhah : فَرْحَة : Kesenangan; kegemberiaan
25. Faridah : فَرِيْدَة : Mutiara yang berharga; yang tiada saingannya; sendirian
26. Farizah : فَرِيْزَة : Yang sudah diundi dan diseleksi
27. Fashihah : فَصِيْحَة : Fasih; lancar dan baik bicaranya
28. Fathinah : فَطِيْنَة : Cerdas
29. Fakihah : فَكِيْهَة : Yang baik jiwanya
30. Fahimah : فَهِيْمَة : Yang banyak paham
31. Fauziyyah : فَوْزِيَّة : Yang bersifat keberuntungan
32. Faiha` : فَيْحَاء : Rumah yang luas; julukan bagi kota Damaskus, Bashrah dan Tripoli, Libanon; kuah yang ada rempah-rempahnya
33. Fairuz : فَيْرُوْز : Batu permata yang berwarna biru agak kehijau-hijauan
34. Fidhdhah : فِضَّة : Perak
35. Fikriyyah : فِكْرِيَّة : Yang bersifat pemikiran
AL-QÂF (القاف)
1. Qabilah : قَابِلَة : Dukun beranak
2. Qanitah : قَانِتَة : Wanita yang berdiri lama saat shalat dan berdoa
3. Qani’ah : قَانِعَة : Yang merasa puas; sederhana
4. Qarirah : قَرِيْرَة : Wanita yang lapang hatinya
5. Qathifah : قَطِيْفَة : Nama tumbuhan; Pakain yang dilemparkan seseorang ke arah dirinya sendiri
6. Qamariyyah : قَمَرِيَّة : Jenis burung dara yang berkicau
7. Qismiyyah : قِسْمِيَّة : Wajah yang cantik penampilannya
8. Qiladah :قِلاَدَة : Kalung
9. Qudsiyyah : قُدْسِيَّة : Kesucian dan keberkahan
10. Qudwah : قُدْوَة : Panutan; suriteladan
AL-KÂF (الكاف)
1. Katibah : كَاتِبَة : Sekretaris
2. Katimah : كَاتِمَة : Yang menyembunyikan rahasia, pemegang amanah di dalam beramal
3. Kadziyah : كَاذِيَة : Nama jenis bunga yang harum baunya.
4. Kasibah : كَاسِبَة : Yang beruntung.
5. Kazhimah : كَاظِمَة : Dapat menahan diri dari amarah
6. Kafiah : كَافِيَة : Yang mencukupkan sehingga tidak perlu yang lain
5. Kamilah : كَامِلَة : Yang sempurna; yang komplit
6. Kahilah : كَحْلاَء : Wanita yang bercelak
7. Karimah : كَرِيْمَة : Yang mulia;anak; saudara perempun
8. Kawakib : كَوَاكِب : Bintang-gemintang
9. Kayyisah : كَيِّسَة : Wanita yang berakal jernih dan cerdik
10. Kinanah : كِنَانَة : Penjagaan; perlindungan
AL-LÂM (اللام)
1. Labibah : لَبِيْبَة : Wanita yang cerdas; pandai
2. Lahzhah : لَحْظَة : Sekilas pandang
3. Lathifah : لَطِيْفَة : Wanita yang lembut; baik
4. Lamya` : لَمْيَاء : Yang keabu-abuan; agak kurus (sedikit daging)
5. Lahfah : لَهْفَة : Kerinduan
6. Lawahizh : لَوَاحِظ : Mata yang awas
7. Laila : لَيْلَى : Malam yang gelap
8. Lu`lu`ah : لُؤْلُؤَة : Mutiara
9. Lubabah : لُبَابَة : Inti sesuatu; pilihan; nama istri Abbas bin Abdul-Muthalib.
10. Lubanah : لُبَانَة : Hajat kebutuhan
11. Lubna : لُبْنَى : Sejenis pohon yang mempunyai air seperti madu dan terkadang dijadikan sebagai wewangian dengan membakarnya; madu
12. Luwazah : لُوَزَة : Pohon yang berbuah dan amat masyhur; buah badam
AL-MÎM (الميم)
1. Ma`munah : مَأْمُوْنَة : Yang dapat dipercayai
2. Matsilah : مَاثِلَة : Yang menyerupai; tampil
2. Majidah : مَاجِدَة : Yang mulia; yang agung; yang baik budinya
3. Mariyah : مَارِيَة : Wanita yang wajahnya berseri-seri; nama salah seorang istri nabi saw berasal dari Mesir Mariyah al-Qibthiyyah
4. Mazinah : مَازِنَة : Yang bercahaya wajahnya
5. Maziyah : مَازِيَة : Awan yang membawa air hujan berseri-seri
7. Mahirah : مَاهِرَة : Pandai
8. Mabrukah : مَبْرُوْكَة : Yang pendapat barakah
9. Mahabbah : مَحَبَّة : Kecintaan; kasih saying yang tulus
10. Mahasin : مَحَاسِن : Keindahan
11. Mahbubah : مَحْبُوْبَة : Yang dicintai; yang disayang; terkasih
12. Mahrusah :مَحْرُوْسَة : Yang terlindungi; yang terpelihara; julukan bagi kota Cairo, ibukota Mesir
13. Mahfuzhoh : مَحْفُوْظَة : Sesuatu yang dihafal/dijaga dengan penuh perhatian
14. Madihah : مَدِيْحَة : Yang terpuji; Yang banyak memuji
15. Marjanah : مَرْجَانَة : Satu biji mutiara
16. Marjuwwah : مَرْجُوَّة : Orang yang diharapkan
17. Marzaqah : مَرْزُوْقَة : Yang memperoleh rizki yang banyak
18. Marwah : مَرْوَة : tumbuhan medis dan beraroma; nama bukit di Mekkah (Yaitu tempat sa’i)
19. Maryam : مَرْيَم : Nama ibu Isa as
20. Mazaya : مَزَايَا : Kelebihan; keunggulan
21. Masarrah : مَسَرَّة : Kegembiraan
22. Musrurah : مَسْرُوْرَة : Yang bergembira
23. Mas`udah : مَسْعُوْدَة : Yang berbahagia
24. Masya`il : مَشَاعِل : Sesuatu yang dinyalakan untuk penerangan;obor
25. Masykurah : مَشْكُوْرَة : Yang diterima kasihi
26. Masyhurah : مَشْهُوْرَة : Terkenal; termasyhur
27. Mashunah : مَصُوْنَة : Yang terjaga
28. Ma’azzah : مَعَزَّة : Tempat yang dimuliakan
29. Ma’zuzah : مَعْزُوْزَة : Yang memiliki kedudukan di kalangan kaumnya
30. Ma’unah : مَعُوْنَة : Yang tidak kikir untuk membantu kaumnya
31. Mafakhir : مَفَاخِر : Sesuatu yang dibangga-banggakan
32. Maqbulah : مَقْبُوْلَة : Yang diterima
33. Maqshudah : مَقْصُوْدَة : Yang dituju
34. Makkiyyah : مَكِّيَّة : Dinisbahkan kepada kota Mekkah
35. Malihah : مَلِيْحَة : Cantik; indah penampilannya
36. Mamduhah : مَمْدُوْحَة : Yang dipuji
37. Manal : مَنَال : Anugerah dan nikmat Allah
38. Manahil : مَنَاهِل : Sumber ilmu dan akhlaq
39. Mantsurah : مَنْثُوْرَة : Ucapan yang baik
40. Mansyudah : مَنْشُوْدَة : Yang dituntut untuk memenuhi kepentingan manusia; yang diidam-idamkan
41. Manshurah : مَنْصُوْرَة : Yang ditolong
42. Mani`ah : مَنِيْعَة : Kuat perkasa
43. Mawaddah : مَوَدَّة : Kasih saying; kecintaan
44. Mauhibah : مَوْهِبَة : Anugrah; hadiah; pemberian
45. Mahdiyyah : مَهْدِيَّة : Yang mendapat hidayah Allah
46. Mahibah : مَهِيْبَة : Yang disegani; penuh wibawa
47. Mayyasah : مَيَّاسَة : Bintang yang berkilau
48. Mayyadah : مَيَّادَة : Yang bergoyang-goyang
49. Maitsa` : مَيْثَاء : Pepasir yang ringan dan tanah datar yang baik
50. Maysurah : مَيْسُوْرَة : Yang dimudahkan
51. Maimunah : مَيْمُوْنَة : Yang diberi kebaikan; yang diberi taufik
52. Maila : مَيْلاَء : Pohon yang banyak cabangnya; yang condong
53. Miskah : مِسْكَة : Kasturi
54. Misykah : مِشْكَاة : Lentera
55. Mibarrah : مِبَرَّة : Makanan untuk bepergian yang ringan
56. Mu’minah : مُؤْمِنَة : Wanita yang beriman
57. Mu’nisah : مُؤْنِسَة : Wanita yang menghibur
58. Mubinah : مُبِيْنَة : Yang menjelaskan apa yang diinginkannya
59. Mujahidah : مُجَاهِدَة : Yang berjihad
60. Muhsinah : مُحْسِنَة : Yang berbuat baik
61. Mukhlishoh : مُخْلِصَة : Yang ikhlas
62. Mudrikah : مُدْرِكَة : Yang memiliki pemahaman yang baik
63. Muradah : مُرَادَة : Yang dicintai
64. Murtaja : مُرْتَجَى : Tempat menumpukan cita-cita
65. Muznah : مُزْنَة : Awan yang membawa air
66. Musta’inah : مُسْتَعِيْنَة : Yang minta pertolongan Allah
67. Muslimah : مُسْلِمَة : Wanita muslimah
68. Musyirah : مُشِيْرَة : Yang memberikan masukan
69. Mudhi`ah : مُضِيْئَة : Bercahaya; wajah yang berseri-seri
70. Muthi`ah : مُطِيْعَة : Taat; lembut; mudah
71. Mu`adzah : مُعَاذَة : Yang terpelihara; yang terlindungi
72. Mu’inah : مُعِيْنَة : Yang membantu hajat orang
73. Mufidah : مُفِيْدَة : Yang berguna bagi orang lain
74. Multazimah : مُلْتَزِمَة : Yang komitmen
75. Mumtazah : مُمْتَازَة : Yang unggul dan memiliki kelebihan; istimewa
76. Muna : مُنَى : Harapan; cita-cita
77. Munibah : مُنِيْبَة : Yang kembali kepada Tuhannya
78. Munirah : مُنِيْرَة : Bercahaya; terang
79. Munifah : مُنِيْفَة : Tinggi; serasi
80. Muhjah : مُهْجَة : Darah jantung dan roh
81. Muwaffaqah : مُوَفَّقَة : Yang mendapatkan ilham; mendapat petunjuk/taufiq
AN-NÛN (النون)
1. Na`ilah : نَائِلَة : Yang mendapatkan nugerah apa yang diinginkan –insya Allah-
2. Na`ibah : نَائِبَة : Yang mewakili
4. Natsirah : نَاثِرَة : Yang pandai merangkai prosa
5. Najilah : نَاجِلَة : Yang memiliki keturunan yang terhormat
6. Najihah : نَاجِحَة : Yang sukses
7. Najiyah : نَاجِيَة : Selamat
8. Nadiyah : نَادِيَة : Yang memanggil
9. Nasyidah : نَاشِدَة : Yang mencita-citakan kesempurnaan dan dapat meraih cita-cita
10. Nashi’ah : نَاصِعَة : Yang polos, suci dan terang
11. Nasihah : نَاصِحَة : Wanita penasihat
12. Nazhimah : نَاظِمَة : Ahli membuat syair; kumpulan mutiara
13. Na`imah : نَاعِمَة : Yang halus, lembut
14. Nafi`ah : نَافِعَة : Yang memberi manfaat kepada orang lain
15. Namiah : نَامِيَة : Yang sempurna tubuh, akal dan akhlaqnya
16. Nahidhah : نَاهِضَة : Yang bangkit dengan tekad bulat
17. Nahilah : نَاهِلَة : Yang menyumbangkan ilmu dan adab
18. Nabilah : نَبِيْلَة : Mulia; terhormat; pandai
19. Nabihah : نَبِيْهَة : Yang cerdas dan unggul
20. Najdah : نَجْدَة : Cepat menolong
21. Najla` : نَجْلاَء : Yang memiliki mata yang hitam, indah dan lebar
22. Najmah : نَجْمَة : Bintang; kata-kata
23. Najwa : نَجْوَى : Pembicaraan antara dua orang; bisikan
24. Najibah : نَجِيْبَة : Yang cerdas, berakal lagi cerdik
25. Nakhwah : نَخْوَة : Harga diri; maruwah
26. Nadidah : نَدِيْدَة : Yang semisal, sepadan; yang sama
27. Narjis : نَرْجِس : Tumbuhan yang enak aromanya
28. Nazihah : نَزِيْهَة : Yang jauh dari hal-hal yang buruk
29. Nasibah : نَسِيْبَة : Yang nasabnya terhormat
30. Nasywah : نَشْوَة : Kebahagiaan dan kegembiraan
31. Nasyithah : نَشِيْطَة : Yang gesit dan enerjik
32. Nasyamah : نَشَامَة : Yang kuat, suci dan punya kepribadian kokoh
33. Nadhirah : نَضِرَة : Yang penuh vitalitas dan menawan
34. Nazhirah : نَظِيْرَة : Yang setara, sepadan; menjadi pusat perhatian
35. Na’amah : نَعَامَة : Nama burung yang terkenal
36. Nafhah : نَفْحَة : Aroma yang melegakan hati
37. Nafisah : نَفِيْسَة : Yang amat berharga; berkedudukan tinggi
38. Naqiyyah : نَقِيَّة : Yang bersih
39. Nawal : نَوَال : Bagian; pemberian
40. Nawwarah : نَوَّارَة : Yang amat bercahaya
41. Nibras : نِبْرَاس : Lentera yang bercahaya
42. Nirdin : نِرْدِيْن : Tumbuhan yang enak aromanya
43. Nisrin : نِسْرِيْن : Bunga ros putih semerbak dan amat menyengat
44. Nismah : نِسْمَة : Angin semilir
45. Ni’mah : نِعْمَة : Nikmat; karunia
46. Nuzhah : نُزْهَة : Rileks; tamasya
47. Nuwairah : نُوَيْرَة : Api kecil yang bercahaya dan membakar
48. Nufah (Nova) : نُوْفَة : Yang sempurna tinggi dan kecantikannya
49. Nuha : نُهَى : Akal
AL-HÂ` (الهاء)
1. Hasyimah : هَاشِمَة : Yang pintar membuat susu
2. Hasyimiyyah : هَاشِمِيَّة : Dinisbahkan kepada Bani Hasyim
3. Hajar : هَاجَر : Waktu tengah hari tepat saat udara panas
4. Halah : هَالَة : Lingkaran cahaya
5. Hazar : هَزَار : sejenis burung yang merdu suaranya
6. Hallabah : هَلاَّبَة : Angin dingin disertai hujan
7. Halilah : هَلِيْلَة : Tanah yang terkena hujan
8. Hamsa` : هَمْسَاء : Yang membisikkan
9. Hamsah : هَمْسَة : Bisikan
9. Hana` : هَنَاء : Kegembiraan; kebahagiaan
10. Hanadi : هَنَادِي : Dinisbahkan kepada India
11. Haniyyah : هَنِيَّة : Yang senang dan gembira
12. Hawadah : هَوَادَة : Kelembutan, ketenangan
13. Haya : هَيَا : Yang bagus gerakan dan penampilannya
14. Hayaf : هَيَاف : Yang sangat haus
15. Haibah : هَيْبَة : Kewibawaan
16. Haifa` : هَيْفَاء : Yang ramping pinggangnya
17. Hibah : هِبَة : Pemberian; anugerah
18. Hidayah : هِدَايَة : Hadiyah; petunjuk
19. Hilalah : هِلاَلَة : Bulan penuh
20. Himmah : هِمَة : Kemauan
21. Hindun : هِنْد : Nama isteri Abu Sufyan; segerombolan onta
22. Hila : هِيْلاَ : Pasir
23. Hubairah : هُبَيْرَة : Binatang buas sejenis anjing hutan
24. Huda : هُدَى : Pentunjuk; menunjukkan dengan kelembutan
25. Huwaidah : هُوَيْدَة : Yang menyatukan dan tidak mencerai-beraikan dengan cara lembut
AL-WÂW (الواو)
1. Wa`ilah : وَائِلَة : Yang kembali kepada Allah
2. Watsiqah : وَاثِقَة : Yang memiliki kepercayaan pada dirinya sendiri
3. Wajidah : وَاجِدَة : Yang merasa cukup dengan dirinya dan tidak terlalu memerlukan bantuan orang
4. Wahah : وَاحَة : Tanah subur terletak di gerun pasir
5. Wadi’ah : وَادِعَة : Yang tenang dan mantap
6. Warifah : وَارِفَة : Yang panjang
7. Washilah : وَاصِلَة : Yang menyambut hubungan dengan sanak kerabatnya
8. Wadlihah : وَاضِحَة : Yang jelas; yang istiqamah
9. Wa’izhah : وَاعِظَة : Wanita yang memberikan wejangan, nasehat
10. Wafirah : وَافِرَة : Yang sempurna, banyak baiknya dan merata manfa’atnya
11. Wajnah : وَجْنَة : Yang diatas kedua pipi
12. Wajizah : وَجِيْزَة : Yang bicaranya ringkas
13. Wajihah : وَجِيْهَة : Yang memiliki urusan dan kehormatan
14. Wahidah : وَحِيْدَة : Yang satu-satunya; sendirian
15. Wada’ : وَدَاع : Ketenangan; perpisahan
16. Wardah : وَرْدَة : Bunga ros
17. Wazirah : وَزِيْرَة : Menteri wanita
18. Wasma` : وَسْمَاء : Bekas keindahan dan kecantikan
19. Wasithah : وَسِيْطَة : Wanita Perantara; Yang menjadi pemutus perkara/wasit
20. Wasimah : وَسِيْمَة : Wajah yang cantik
21. Washifah : وَصِيْفَة : Pendamping ratu; dayang
22. Wadli`ah : وَضِيْئَة : Yang cantik sekali
23. Wathfa` : وَطْفَاء : Yang bulu alisnya lebat
24. Wafa` : وَفَاء : Ketulusan; Kesetiaan
25. Wafidah : وَفِيْدَة : Yang datang
26. Wafiqah : وَفِيْقَة : Yang mendapatkan taufiq
27. Wafiyyah : وَفِيَّة : Yang setia
28. Wala` : وَلاَء : Loyalitas
29. Walladah : وَلاَّدَة : Yang banyak anak
30. Waliyyah : وَلِيَّة : Wali (wanita); penanggung jawab (wn)
31. Widad : وِدَاد : Yang mencintai orang-orang di sekitarnya
32. Wisyah : وِشَاح : Sulaman dari mutiara
33. Wifaq : وِفَاق : Yang sesuai dengan dikehendaki
34. Wihad : وِهَاد : Dataran rendah
AL-YÂ` (الياء)
1. Yasminah :يَاسَمِيْنَة : Bunga yasmin
2. Yafi`ah : يَافِعَة : Yang menginjak baligh
3. Yaqutah : يَاقُوْتَة : Salah satu jenis batu mulia; yaqut
4. Yani’ah : يَانِعَة : Buah sudah boleh dipetik
5. Yasra` : يَسْرَاء : Wanita kidal
6. Yaqzhanah : يَقْظَانَة : Yang tanggap/sigap; jaga
7. Yamamah : يَمَامَة : Sejenis burung dara
7. Yamaniyyah : يَمَانِيَّة : Yang bersifat keberkahan
8. Yusra : يُسْرَى : Yang paling mudah
5. Yusriyyah :يُسْرِيَّة : Yang bersifat mudah
6. Yumna : يُمْنَى : Tangan kanan.
ALIF (الألف)
1. Atiah : آتِيَة : yang datang
2. Azifah : آزِفَة : yang mendekat ; nama lain dari hari Kiamat
3. Asiah : آسِيَة : nama isteri Fir’aun yang beriman kepada Allah; ahli dalam pengobatan
4. Aminah : آمِنَة : Nama ibu Rasulullah; yang aman
5. Abiyyah : أَبِيَّة : yang menolak kehinaan; punya kepribadian yang kokoh
6. Atsilah : أَثِيْلَة : yang berakar; mempunyai keturunan yang baik
7. Ahlam :أَحْلاَم : jamak dari hulm ; mimpi
8. Adibah :أَدِيْبَة : sastrawati
9. Arja : أَرْجَى : lebih diharapkan
10. Aribah :أَرِيْبَة : yang berakal; pandai
11. Aridhah : أَرِيْضَة : yang bersih, terang ; mengesankan
12. Arij :أَرِيْج : bau yang sedap
13. Arikah : أَرِيْكَة : permadani yang dihias
14. Azka : أَزْكَى : lebih suci, bersih
15. Azaliyyah : أَزَلِيَّة : yang bersifat azaly, dari sejak dulu
16. Asma’ : أَسْمَاء : jamak dari ism ; nama
17. Asma : أَسْمَى : lebih mulia, tinggi
18. Asywaq : أَشْوَاق : jamak dari syauq ; kerinduan
19. Ashilah : أَصِيْلَة : yang asli, orisinil
20. Adhwa’ : أَضْوَاء : jamak dari dha-u’ ; cahaya
21. Agharid : أَغَارِيْد : jamak dari ughrudah : kicauan burung
22. Afanin : أَفَانِيْن : daun yang lembut; jenis perkataan yang khas
23. Afrah : أَفْرَاح : jamak dari farhah : kegembiraan; pesta
24. Afkar : أَفْكَار : jamak dari fikr : pemikiran
25. Afnan : أَفْنَان : Cabang pohon
26. Alfiyyah : أَلْفِيَّة : dinisbatkan kepada kata alf : ribuan
27. Althaf : أَلْطَاف : taufik, lembut
28. Amany : أَمَانِي : jamak dari umniyah : cita-cita
29. Amjad : أَمْجَاد : Maruwah; kedermawanan; keagungan
30. Amirah : أَمِيْرَة : pemimpin
31. Anisah : أَنِيْسَة : yang lembut; jinak
32. Aniqah : أَنِيْقَة : indah menawan
33. Ibtisamah : اِبْتِسَامَة : senyuman
34. Ibtihaj : اِبْتِهَاج : keceriaan, kegembiraan
35. Ibtihal : اِبْتِهَال : memohon/berdoa (kepada Allah)
36. Ihtisyam : اِحْتِشَام : malu
37. Ihtifa’ : اِحْتِفَاء : sambutan penu
38. Ihtima’ : اِحْتِمَاء : berlindung, bertahan
39. Ihtiwa’ : اِحْتِوَاء : mencakup, mengandung (sesuatu)
40. Irtiqa’ : اِرْتِقَاء : meningkat
41. Irtiyah : اِرْتِيَاح : puas, senang
42. Izdihar : اِزْدِهَار : maju, berkembang
43. Istifadah : اِسْتِفَادَة : mengambil faedah, memanfaatkan
44. Isytihar : اِشْتِهَار : terkenal, masyhur
45. Iftikhar :اِفْتِخَار : bangga
46. Imtitsal : اِمْتِثَال : menjalankan perintah
47. Imtidah : اِمْتِدَاح : memuji
48. Imtinan : اِمْتِنَان : Rasa syukur dan penghargaan; menyebut keutamaan diri
49. Intishar : اِنْتِصَار : kemenangan
50. Intima’ : اِنْتِمَاء : berafiliasi (kepada)
51. In’am : إِنْعَام : penganugerahan
52. Inas : إِيْنَاس : penjinakan; melembutkan hati; Yakin
53. Umamah : أُمَامَة : nama anak tiri Rasulullah (anak Ummu Salamah); onta yang berjumlah tiga ratus
54. Umaimah : أُمَيْمَة : Diminutif (tashgir) dari kata Umm (ibu)
55. Unsyudah : أُنْشُوْدَة : syair yang dilantunkan.
BA’ (الباء )
1. Bahitsah : بَاحِثَة : Yang mencari; mengkaji/meneliti
2. Badirah : بَادِرَة : Yang bersegera
3. Badiyah : بَادِيَة : yang tampak; perkampungan di pelosok
4. Bazilah : بَاذِلَة : yang membanting tulang, berupaya keras
5. Barrah : بَارَّة : yang berbakti (kepada kedua orangtuanya, dll); yang berbuat baik
6. Bari’ah : بَارِعَة : yang menonjol, unggul, cemerlang
7. Bariqah : بَارِقَة : yang berkilau; awan yang berkilat
8. Bazigha : بَازِغَة : yang muncul
9. Basilah : بَاسِلَة : yang berani
10. Basimah : بَاسِمَة : yang tersenyum
11. Balighah : بَالِغَة : yang sudah mencapai usia baligh
12. Bahirah : بَاهِرَة : Yang bercahaya
13. Bahiyah : بَاهِيَة : wajah yang ceria
14. Bahriyyah : بَحْرِيَّة : yang dinisbatkan kepada bahr : laut
15. Badriyyah : بَدْرِيَّة : yang dinisbatkan kepada badr : bulan purnama
16. Badi’ah : بَدِيْعَة : yang cantik, indah
17. Badilah : بَدِيْلَة : pengganti
18. Badinah : بَدِيْنَة : yang gemuk
19. Bari`ah : بَرِيْئَة : yang selamat, terbebas dari ikatan, polos tidak berdosa
20. Barokah : بَرَكَة : keberkahan; pertumbuhan; pertambahan
21. Basmah : بَسْمَة : senyuman
22. Basyirah : بَشِيْرَة : yang menyampaikan kabar gembira
23. Balqis : بَلْقِيْس : nama Ratu negeri Saba’ pada masa Nabi Sulaiman 'alaihissalaam
24. Balighah : بَلِيْغَة : yang fashih, amat sangat mengena
25. Bahjah : بَهْجَة : kegembiraan, keceriaan
26. Bahirah : بَهِيْرَة : wanita yang terhormat
27. Bahiyyah : بَهِيَّة : yang cantik; bersinar; berkilau
28. Baydla` : بَيْضَاء : yang putih
29. Butsainah : بُثَيْنَة : (diminutif dari Batsnah) ; wanita yang cantik
30. Buraidah : بُرَيْدَة : (diminutif dari bard); dingin ; nama sebuah tempat/propinsi di Arab Saudi
TA’ (التاء)
1. Tâiqah : تَائِقَة : yang merindu, sangat menginginkan sesuatu
2. Tâbi’ah : تَابِعَة : yang mengikuti
3. Tâsi’ah : تَاسِعَة : yang kesembilan
4. Tâliyah : تاَلِيَة : yang membaca (al-Qur’an); yang berikutnya, yang mengikuti
5. Tabrîz : تَبْرِيْز : yang lebih unggul; penampakan
6. Tahiyyah : تَحِيَّة : ucapan selamat
7. Tarbiyah : تَرْبِيَة : mendidik, pendidikan
8. Tarqiyah : تَرْقِيَة : meningkatkan, peningkatan
9. Tazkiyah : تَزْكِيَة : menyucikan (diri); penyucian (diri); rekomendasi
10. Tasliyah : تَسْلِيَة : menghibur, hiburan
11. Taghrîd : تَغْرِيْد : kicau burung
12. Taqiyyah : تَقِيَّة : yang taqwa
13. Talîdah : تَلِيْدَة : klasik
14. Tamîmah : تَمِيْمَة : penciptaan yang sempurna; perlindungan
15. Tawaddud : تَوَدُّد : cinta kasih
16. Tahâni : تَهَانِي : jamak dari kata tahni-ah ; ucapan selamat
17. Taima’ : تَيْمَاء : padang sahara; nama lembah di bagian utara jazirah Arab
TSA’ (الثاء)
1. Tsâbitah : ثَابِتَة : yang kokoh; teguh hati; lurus
2. Tsariyyah : ثَرِيَّة : yang kaya
3. Tsurayya : ثُرَيَّا : kumpulan bintang
4. Tsuaibah : ثُوَيْبَة : nama wanita penyusu Nabi Shallallâhu 'alaihi wasallam ; diminutif dari tsawâb (pahala)
JÎM (الجيم)
1. Jâizah : جَائِزَة : hadiah, orang yang membolehkan
2. Jasîmah : جَسِيْمَة : yang besar badannya, gemuk
3. Jamîlah : جَمِيْلَة : yang cantik
4. Jalîlah : جَلِيْلَة : yang tinggi, mulia, agung
5. Jauharah : جَوْهَرَة : mutiara
6. Jahra’ : جَهْرَاء : yang bersuara lantang, jelas
7. Jaida’ : جَيْدَاء : leher yang jenjang
8. Jinân : جِنَان : (kata jamak dari jannah) taman, kebun, surga
9. Jumânah : جُمَانَة : butir mutiara yang besar
10. Juwairiyyah : جُوَيْرِيَّة : nama salah seorang Isteri Rasulullah
AL-HA’ (الحاء)
1. Habibah : حَبِيْبَة : Kekasih; tersayang
2. Hasanah : حَسَنَة : Perkataan atau perbuatan yang baik
3. Hasibah :حَسِيْبَة : Yang memiliki keturunan terpandang
4. Hasna` : حَسْنَاء : Cantik; indah; molek
5. Hakimah : حَكِيْمَة : yang bijaksana
6. Halwa : حَلْوَى : manisan
7. Halimah : حَلِيْمَة : Yang sabar, lembut; wanita yang menyusui Nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam
8. Hamdunah : حَمْدُوْنَة : Yang memiji; yang bersyukur
9. Hamidah : حَمِيْدَة : Yang tingkah lakunya terpuji
10. Hannan : حَنَّان : Yang banyak mengasihi; kelembutan hati
11. Hanin : حَنِيْن : Yang penuh kasih sayang
12. Hawwa` : حَوَّاء : yang mengandung sesuatu; isteri Nabi Adam
13. Haura` : حَوْرَاء : Wanita berkulit putih yang memiliki mata yang sangat hitam
14. Husna : حُسْنَى : Kesudahan yang menyenangkan
15. Hamnah : حَمْنَة : Kemudahan
16. Hishshah : حِصَّة : Bagian; jenis mutiara
17. Husniyah :حُسْنِيَّة : Yang bersifat baik
18. Hulwah : حُلْوَة : Mata atau mulut yang indah; manis
19. Humaira` : حُمَيْرَاء : Diminutif (tashghir) dari kata ‘Hamra`’ (yang kemerah-merahan)
20. Huriyah : حُوْرِيَّة : Bidadari surga; wanita cantik
21. Hazimah : حَازِمَة : Yang memiliki keteguhan hati dan keyakinan diri; bersikap tegas
22. Hafizhah :حَافِظَة : Yang memelihara, menjaga diri
23. Hamidah : حَامِدَة : Yang bersyukur; yang memuji
AL-KHÂ’ (الخاء)
1. Khatimah : خَاتِمَة : Kesudahan atau penghabisan sesuatu
2. Khathirah : خَاطِرَة : Pikiran atau rasa yang melintas didalam hati
3. Khalidah : خَالِدَة : Abadi
4. Khalidiyah : خَالِدِيَّة : Yang menisbatkan kepada ‘khalidah’
5. Khalishah : خَالِصَة : Murni, bening
6. Khashibah : خَصِيْبَة : Banyak kebaikan; subur
7. Khadhra` : خَضْرَاء : Hijau; langit.
8. Khulashah : خُلاَصَة : Kesimpulan; ringkasan
9. Khamilah : خَمِيْلَة : Beludru; hutan belukar
10. Khansa : خَنْسَاء : Yang memiliki hidung mancung; wanita yang baik
11. Khaulah : خَوْلَة : Rusa betina
12. Khairiyah : خَيْرِيَّة : Yang memiliki sifat baik
13. Khizanah : خِزَانَة : Harta yang disimpan; lemari
AD-DÂL (الدال)
1. Daliyah : دَالِيَة : Pohon anggur
2. Danah : دَانَة : Batu mulia
3. Daniyah : دَانِيَة : Dekat
4. Dalilah : دَلِيْلَة : Bukti; jalan yang terang
5. Dauhah : دَوْحَة : Hujan yang turun terus-menerus dan tidak lebat
6. Daulah : دَوْلَة : Negara; pemerintahan
7. Daumah : دَوْمَة : Pohon yang lebat; kelangsungan
8. Dayyinah : دَيِّنَة : Taat beragama
9. Diyanah : دِيَانَة : Agama
10. Dimah : دِيْمَة : Hujan yang turun terus-menerus
11. Durrah : دُرَّة : Mutiara yang besar
12. Durriyah : دُرِّيَّة : Dinisbahkan kepada ‘Durrah’
ADZ-DZÂL (الذال)
1. Dzakirah : ذَاكِرَة : Yang berzikir; yang selalu ingat
2. Dzakiyyah : ذَكِيَّة : Cerdas
3. Dzahabiyyah : ذَهَبِيَّة : Yang memiliki sifat emas
4. Dzikra : ذِكْرَى : Ingatan; ketenangan
5. Dzihniyyah : ذِهْنِيَّة : Menurut akal
6. Dzu`abah : ذُؤَابَة : Rambut yang dikepang; jambul
AR-RÂ’ (الراء)
1. Ra`idah : رَائِدَة : Pemandu; penunjuk jalan
2. Rabihah : رَابِحَة : Yang beruntung
3. Rabi`ah : رَابِعَة : Subur; keempat
4. Rabiyah : رَابِيَة : Permukaan tanah yang menonjol
5. Rajihah : رَاجِحَة : Yang utama; yang diprioritaskan
6. Rajiyah : رَاجِيَة : Yang mengharapkan
7. Rasikhah : رَاسِخَة : Yang tegar; yang kuat; yang tetap
8. Rasiyah : رَاسِيَة : Yang tegar; yang kuat
9. Rasyidah : رَاشِدَة : Yang matang pikirannya
10. Radhiyah : رَاضِيَة : Yang rela; yang merasa puas
11. Raghibah : رَاغِبَة : Yang menyayangi
12. Raghidah : رَاغِدَة : Yang hidupnya enak
13. Raqiyah : رَاقِيَة : Yang tinggi
14. Raniyah : رَانِيَة : Yang memandang dengan terpesona
15. Rabwah : رَبْوَة : Tanah yang mendaki
16. Rajwa : رَجْوَى : Permohonan
17. Rajiyyah : رَجِيَّة : Yang diharapkan
18. Rahimah : رَحِيْمَة : Penyayang; pengasih
19. Rasmiyyah : رَسْمِيَّة : Menurut resmi; dinisbatkan kepada ‘rasm’ (tulisan)
20. Rasyidah : رَشِيْدَة : Yang dibimbing; diberi petunjuk
21. Rashafah : رَصَافَة : Taman disekitar kota
22. Rashanah : رَصَانَة : Kewibawaan; ketenangan
23. Radhwa : رَضْوَى : Keridhaan; nama bukit yang terletak diantara Madinah Dan Yanbu`
24. Radhiyyah : رَضِيَّة : Yang puas
25. Raghdah : رَغْدَة : Kehidupan yang damai
26. Raghibah : رَغِيْبَة : Anugerah yang banyak; yang disenangi
27. Raghidah : رَغِيْدَة : Air susu; buih
28. Rafidah : رَفِيْدَة : Yang diberi pertolongan
29. Rafi`ah : رَفِيْعَة : Yang tinggi
30. Rafiqah : رَفِيْقَة : Istri; pendamping
31. Ramziyyah : رَمْزِيَّة : Simbolik
32. Rana : رَنَا : Sesuatu yang indah dan enak dipandang
33. Rawdhah : رَوْضَة : Taman yang banyak pepohonannya
34. Raihanah : رَيْحَانَة : Wanita yang baik jiwanya
35. Rifqah : رِفْقَة : Perkumpulan; himpunan; nama istri Ishaq atau ibu Yaqub
36. Riqqah : رِقَّة : Kasih sayang; rasa malu; kelembutan
37. Ridah : رِيْدَة : Angin semilir
Az-Zây (الزاي)
1. Zahirah : زاهرة : Cemerlang; Bercahaya
2. Zakiyyah : زَكِيَّة : Yang beruntung
3. Zahra` : زَْهْرَاء : bentuk muannats (gender) dari kata Azhar; wajah yang cemerlang; bulan; julukan Fathimah, putri Rasulullah
4. Zahrah : زَهْرَة : Bunga; keindahan
5. Zahidah : زَهِيْدَة : Yang utama; yang diprioritaskan
6. Zahiyyah : زَهِيَّة : Yang bersinar; cemerlang
7. Zainab : زَيْنَب : Nama putri dan isteri Rasulullah
8. Zubaidah : زُبَيْدَة : diminutif dari kata Zubdah ; intisari dari sesuatu
9. Zulfa : زلفى : Kedudukan, derajat;dekat;taman
9. Zuhdiyyah : زُهْدِيَّة : Dinisbahkan kepada kata Zuhd
10. Zuhrah : زُهْرَة : Putih mengkilat; warna yang bening
As-Sîn (السين )
1. Sabikah :سَبِيْكَة : Batang emas yang dilebur
2. Sa`danah : سَعْدَانَة : Burung dara; bahagia
3. Sa`diyah :سَعْدِيَّة : Yang menisbatkan kepada kata-kata sa`ad (kebahagiaan)
4. Sa`adah :سَعَادَة : Kebahagiaan; Kesenangan
5. Sa`idah :سَعِيْدَة : Yang berbahagia; yang hidupnya enak
6. Sakinah :سَكِيْنَة : Tenang; berwibawa; lembut
7. Salsabil :سَلْسَبِيْل : Nama mata air di surga; air yang sedap
8. Salma : سَلْمَى : Selamat; sehat; nama pohon
9. Salwa : سَلْوَى : Madu; burung berwarna putih mirip seperti burung layang-layang
10. Samahah : سَمَاحَة : Kelapangan dada; kehormatan; kemudahan; gelar bagi seorang mufti
11. Samihah : سَمِيْحَة : Yang tolerans; yang mulia
12. Samirah : سَمِيْرَة : Yang Mengobrol di waktu malam
13. Saniyyah : سَنِيَّة : Berkedudukan tinggi; yang bersinar
14. Saudah : سَوْدَة : Harta melimpah; nama istri Nabi Muhammad saw
15. Sausan : سَوْسَن : Tumbuhan yang harum baunya dan banyak jenisnya
16. Sulthanah : سُلْطَانَة : Pemimpin wanita
17. Sumayyah : سُمَيَّة : Berkedudukan tinggi; yang bersinar
18. Suha : سُهَا : Bintang kecil yang cahayanya tersembunyi
19. Suhailah : سُهَيْلَة : (Diminutif sahlah) Mudah.
20. Sabiqah : سَابِقَة : Yang terlebih dahulu
21. Satirah : سَاتِرَة : Yang menutupi (seperti aib suaminya)
22. Sajidah : سَاجِدَة : Yang bersujud
23. Sarrah : سَارَّة : nama istri Ibrahim; yang bergembira
24. Salimah : سَالِمَة : Yang terhindar dari cacat; yang sehat
25. Samiyah : سَامِيَة : Tinggi; terhormat.
26. Sahirah : سَاهِرَة : Tanah lapang yang mudah dijejaki; tanah lurus dan putih; mata air; bulan; yang berjaga malam
ASY-SYÎN (الشين)
1. Syarifah : شَرِيْفَة : Yang mulia; yang terhormat
2. Syafi`ah : شَفِيْعَة : Perantara; yang memberi syafat
3. Syafiqah : شَفِيْقَة : Yang menaruh belas kasihan; iba hati; yang lemah lembut
4. Syamma` : شَمَّاء : Yang berhidung mancung
5. Syahba` : شَهْبَاء : Pasukan yang bersenjata lengkap
6. Syahla` : شَهْلاَء : Yang memiliki mata kebiru-biruan
7. Syahidah : شَهِيْدَة : Wanita yang mati syahid
8. Syahirah : شَهِيْرَة : Yang termashur
9. Syaima` : شَيْمَاء : Yang bertahi lalat; putrid halimah Sa`diyah, saudara sesusuan Nabi saw
10. Syukriyyah : شُكْرِيَّة : Yang memiliki sifat syukur
ASH-SHÂD (الصاد)
1. Shabirah : صَابِرَة : Yang bersabar
2. Shahibah : صَاحِبَة : Istri; pendamping
3. Shadiqah : صَادِقَة : Benar; jujur
4. Sha`idah : صَاعِدَة : Yang meninggi; yang mulai menonjol
5. Shalihah : صَالِحَة : Yang memiliki keahlihan; kelayakan atau keutamaan
6. Shabihah : صَبِيْحَة : Wajah yang berseri-seri; waktu pagi hari raya
7. Shadiqah : صَدِيْقَة : Teman; sahabat
8. Sha`dah : صَعْدَة : Sungai yang lurus; tanjakan
9. Shafiyyah : صَفِيَّة : Yang bersih; jernih; murni; nama salah seorang istrI Nabi saw
10. Shiddiqah :صِدِّيْقَة : Yang banyak kebenarannya
ADL-DLÂD (الضاد)
1. Dhari`ah : ضَارِعَة : Yang kecil mungil; yang masih muda; yang merendahkan diri (arti positif)
2. Dhafiyah : ضَافِيَة : Yang lebat (rambutnya)
3. Dhamrah : ضَامِرَة : Yang halus kulitnya
4. Dhaminah : ضَامِنَة : Yang menjamin; komitmen
5. Dhawiyah : ضَاوِيَة : Yang bercahaya; kurus
6. Dhahwah : ضَحْوَة : Waktu Dhuha
7. Dhaifah : ضَيِّفَة : Tamu wanita
8. Dhifaf : ضِفَاف : (Jama` dari Dlaffah) Pinggiran sungai; tebing lembah; suatu kelompok
ATH-THÂ` (الطاء)
1. Thalibah : طَالِبَة : Yang menuntut ilmu; yang menyenangi sesuatu
2. Thamihah : طَامِحَة : Yang ambisi untuk mencapai puncak
3. Thahirah : طَاهِرَة : Suci; bersih; mulia; terlindungi dari maksiat dan kehinaan
4. Thahiyah : طَاهِيَة : Tukang masak yang pandai
5. Tharfa` : طَرْفَاء : Yang baik, yang langka
6. Tharifah : طَرِيْفَة : Yang jarang ada; aneh, lucu
7. Thariyyah : طَرِيَّة : Yang empuk; lunak; lembab
8. Thalawah : طَلاَوَة : Yang baik, ceria
9. Thalihah : طَلِيْحَة : Yang cantik dan mengagumkan
10. Thali`ah : طَلِيْعَة : Pelopor; perintis
11. Thaibah : طَيِّبَة : Negeri yang subur dan tentram.
AZH-ZHÂ` (الظاء)
1. Zhafirah : ظَافِرَة : Yang beruntung; yang menang
2. Zha’inah : ظَاعِنَة : Yang bepergian
3. Zhahirah : ظَاهِرَة : Jelas; unggul; menang
4. Zhabyah : ظَبْيَة : Kijang betina
5. Zharifah : ظَرِيْفَة : Yang lembut dan halus
6. Zhafrah : ظَفْرَة : Kemenangan
7. Zhalilah : ظَلِيْلَة : Taman yang banyak pepohonannya
8. Zhufairah : ظُفَيْرَة : Yang banyak mendapatkan kemenangan
AL-‘AIN (العين)
1. A`idah : عائدة : Yang datang; anugerah; keuntungan; manfaat
2. Abidah : عابدة : Yang taat; yang beribadah; kepada Allah
3. ‘Abirah : عَابِرَة : Pelalu lalang; yang sedih (berlinang air mata)
4. ‘Atikah : عَاتِكَة : Yang jernih; mulia
5. ‘Adilah : عَادِلَة : Yang berbuat adil
6. ‘Arifah : عَارِفَة : Yang mengetahui; anugerah
7. ‘Asilah : عَاسِلَة : Yang mengambil madu dari tempatnya; yang berbuat baik
8. ‘Ashimah : عَاصِمَة : Ibu kota suatu negara; yang menjaga suami dan dirinya dari dosa
9. ‘Athifah : عَاطِفَة : Perasaan; rasa kasih saying
10. ‘Aqila : عَاقِلَة : Yang berakal; pandai
11. ‘Akifah : عَاكِفَة : Yang menetap; beri’tikaf
12. ‘Alimah : عَالِمَة : Pandai; berilmu
13. ‘Amirah : عَامِرَة : Penghuni; lembah; yang dipenuhi oleh keimanan dan pekerti yang mulia
14. ‘Ahidah : عَاهِدَة : Yang menjaga janji atau urusan
15. ‘Ablah : عَبْلَة : Wanita yang sempuran fisiknya
16. ‘Adzbah : عَذْبَة : Sedab; baik; enak; lezat
17. ‘Adzra` : عَذْرَاء : Perawan; julukan bagi Maryam
18. ‘Azbah : عَذْبَة : Yang manis dan nikmat
18. ‘Azzah : عَزَّة : Anak kijang/rusa
19. ‘Azizah : عَزِيْزَة : mulia; terhormat; kuat
20. ‘Azmah : عَزْمَة : Kekuatan; keinginan
21. ‘Asjad : عَسْجَد : Emas; mutiara
22. ‘Asla` : عَسْلاَء : campuran dengan madu
23. ‘Asyirah : عَشِيْرَة : Kabilah
24. ‘Ashma` : عَصْمَاء : Yang terlindungi; yang terpelihara
25. ‘Athfah : عَطْفَة : Yang penuh welas dan kasih sayang
26. ‘Afifah : عَفِيْفَة : Yang mensucikan diri; yang baik
27. ‘Afra` : عَفْرَاء : Jenis kijang/rusa yang amat putih
28. ‘Aliyyah : عَلِيَّة : Tinggi
29. ‘Alya` : عَلْيَاء : Tempat yang tinggi; puncak gunung; langit; kemuliaan
30. ‘Anbarah : عَنْبَرَة : Minyak wangi;za’faran
31. ‘Awathif : عَوَاطِف : Jamak dari kata ‘Athifah ; yang penyayang; baik akhlaqnya
32. ‘Itrah : عِتْرَة : Kerabat dekat
33. ‘Ithaf : عِطَاف : Pedang; pakaian
34. ‘Iffat : عِفَّت : Yang suci, menjaga diri
35. ‘Inayah : عِنَايَة : Perhatian; pertolongan; tuntunan
36. ‘Urubah : عُرُوْبَة : Yang cantik dan berhijab; Yang tertawa
37. ‘Ulayya : عُلَيَّا : Diminutif dari kata ‘Alya` ; Puncak; langit; kemuliaan
ALGHAIN (الغين)
1. Ghadah : غادة : Wanita yang lembut
2. Ghaziyah : غَازِيَة : Yang mampu menaklukkan hati karena kecantikannya
3. Ghaliyah : غَالِيَة : Mahal harganya; campuran minyak wangi
4. Ghazalah : غَزَّالَة : Saat matahari terbit; kijang; pertama dari sesuatu
5. Ghaniyyah : غَنِيَّة : Yang memiliki harta berlimpah
6. Ghaitsanah : غَيْثَانَة : Awan yang menurunkan hujan
7. Ghaina` : غَيْنَاء : Pohon yang dahan-dahannya rimbun
8. Ghaida` : غَيْدَاء : Wanita yang anggun dan lembut
9. Ghurrah : غُرَّة : Awal munculnya bulan sabit; pemuka kaum; wajah
10. Ghulwa` : غُلْوَاء : Yang berlebihan; kematangan masa muda
AL-FÂ` (الفاء)
1. Fa`izah : فَائِزَة : Yang beruntung; yang menang
2. Fa`iqah : فَائِقَة : Yang paling menonjol kecantikannya dan kebaikannya
3. Fatihah : فَاتِحَة : Permulaan sesuatu; surat fatihah
4. Fakhirah : فَاخِرَة : Yang bagus sekali
5. Fadiyah : فَادِيَة : Yang mengorbankan diri untuk orang lain dan menyelematkannya
6. Fari’ah : فَارِعَة : Yang panjang dan tinggi
7. Fadhilah : فَاضِلَة : Yang utama; yang menonjol
20. Falihah : فَالِحَة : Yang sukses meraih apa yang diinginkan
21. Fathiyyah : فَتْحِيَّة : Dari kata Fath ; pangkal kebaikan, kemenangan dan keberuntungan
22. Fatiyyah : فَتِيَّة : Yang muda dan penuh vitalitas
23. Fakhiriyyah : فَخْرِيَّة : Yang bersifat kebanggaan
24. Farhah : فَرْحَة : Kesenangan; kegemberiaan
25. Faridah : فَرِيْدَة : Mutiara yang berharga; yang tiada saingannya; sendirian
26. Farizah : فَرِيْزَة : Yang sudah diundi dan diseleksi
27. Fashihah : فَصِيْحَة : Fasih; lancar dan baik bicaranya
28. Fathinah : فَطِيْنَة : Cerdas
29. Fakihah : فَكِيْهَة : Yang baik jiwanya
30. Fahimah : فَهِيْمَة : Yang banyak paham
31. Fauziyyah : فَوْزِيَّة : Yang bersifat keberuntungan
32. Faiha` : فَيْحَاء : Rumah yang luas; julukan bagi kota Damaskus, Bashrah dan Tripoli, Libanon; kuah yang ada rempah-rempahnya
33. Fairuz : فَيْرُوْز : Batu permata yang berwarna biru agak kehijau-hijauan
34. Fidhdhah : فِضَّة : Perak
35. Fikriyyah : فِكْرِيَّة : Yang bersifat pemikiran
AL-QÂF (القاف)
1. Qabilah : قَابِلَة : Dukun beranak
2. Qanitah : قَانِتَة : Wanita yang berdiri lama saat shalat dan berdoa
3. Qani’ah : قَانِعَة : Yang merasa puas; sederhana
4. Qarirah : قَرِيْرَة : Wanita yang lapang hatinya
5. Qathifah : قَطِيْفَة : Nama tumbuhan; Pakain yang dilemparkan seseorang ke arah dirinya sendiri
6. Qamariyyah : قَمَرِيَّة : Jenis burung dara yang berkicau
7. Qismiyyah : قِسْمِيَّة : Wajah yang cantik penampilannya
8. Qiladah :قِلاَدَة : Kalung
9. Qudsiyyah : قُدْسِيَّة : Kesucian dan keberkahan
10. Qudwah : قُدْوَة : Panutan; suriteladan
AL-KÂF (الكاف)
1. Katibah : كَاتِبَة : Sekretaris
2. Katimah : كَاتِمَة : Yang menyembunyikan rahasia, pemegang amanah di dalam beramal
3. Kadziyah : كَاذِيَة : Nama jenis bunga yang harum baunya.
4. Kasibah : كَاسِبَة : Yang beruntung.
5. Kazhimah : كَاظِمَة : Dapat menahan diri dari amarah
6. Kafiah : كَافِيَة : Yang mencukupkan sehingga tidak perlu yang lain
5. Kamilah : كَامِلَة : Yang sempurna; yang komplit
6. Kahilah : كَحْلاَء : Wanita yang bercelak
7. Karimah : كَرِيْمَة : Yang mulia;anak; saudara perempun
8. Kawakib : كَوَاكِب : Bintang-gemintang
9. Kayyisah : كَيِّسَة : Wanita yang berakal jernih dan cerdik
10. Kinanah : كِنَانَة : Penjagaan; perlindungan
AL-LÂM (اللام)
1. Labibah : لَبِيْبَة : Wanita yang cerdas; pandai
2. Lahzhah : لَحْظَة : Sekilas pandang
3. Lathifah : لَطِيْفَة : Wanita yang lembut; baik
4. Lamya` : لَمْيَاء : Yang keabu-abuan; agak kurus (sedikit daging)
5. Lahfah : لَهْفَة : Kerinduan
6. Lawahizh : لَوَاحِظ : Mata yang awas
7. Laila : لَيْلَى : Malam yang gelap
8. Lu`lu`ah : لُؤْلُؤَة : Mutiara
9. Lubabah : لُبَابَة : Inti sesuatu; pilihan; nama istri Abbas bin Abdul-Muthalib.
10. Lubanah : لُبَانَة : Hajat kebutuhan
11. Lubna : لُبْنَى : Sejenis pohon yang mempunyai air seperti madu dan terkadang dijadikan sebagai wewangian dengan membakarnya; madu
12. Luwazah : لُوَزَة : Pohon yang berbuah dan amat masyhur; buah badam
AL-MÎM (الميم)
1. Ma`munah : مَأْمُوْنَة : Yang dapat dipercayai
2. Matsilah : مَاثِلَة : Yang menyerupai; tampil
2. Majidah : مَاجِدَة : Yang mulia; yang agung; yang baik budinya
3. Mariyah : مَارِيَة : Wanita yang wajahnya berseri-seri; nama salah seorang istri nabi saw berasal dari Mesir Mariyah al-Qibthiyyah
4. Mazinah : مَازِنَة : Yang bercahaya wajahnya
5. Maziyah : مَازِيَة : Awan yang membawa air hujan berseri-seri
7. Mahirah : مَاهِرَة : Pandai
8. Mabrukah : مَبْرُوْكَة : Yang pendapat barakah
9. Mahabbah : مَحَبَّة : Kecintaan; kasih saying yang tulus
10. Mahasin : مَحَاسِن : Keindahan
11. Mahbubah : مَحْبُوْبَة : Yang dicintai; yang disayang; terkasih
12. Mahrusah :مَحْرُوْسَة : Yang terlindungi; yang terpelihara; julukan bagi kota Cairo, ibukota Mesir
13. Mahfuzhoh : مَحْفُوْظَة : Sesuatu yang dihafal/dijaga dengan penuh perhatian
14. Madihah : مَدِيْحَة : Yang terpuji; Yang banyak memuji
15. Marjanah : مَرْجَانَة : Satu biji mutiara
16. Marjuwwah : مَرْجُوَّة : Orang yang diharapkan
17. Marzaqah : مَرْزُوْقَة : Yang memperoleh rizki yang banyak
18. Marwah : مَرْوَة : tumbuhan medis dan beraroma; nama bukit di Mekkah (Yaitu tempat sa’i)
19. Maryam : مَرْيَم : Nama ibu Isa as
20. Mazaya : مَزَايَا : Kelebihan; keunggulan
21. Masarrah : مَسَرَّة : Kegembiraan
22. Musrurah : مَسْرُوْرَة : Yang bergembira
23. Mas`udah : مَسْعُوْدَة : Yang berbahagia
24. Masya`il : مَشَاعِل : Sesuatu yang dinyalakan untuk penerangan;obor
25. Masykurah : مَشْكُوْرَة : Yang diterima kasihi
26. Masyhurah : مَشْهُوْرَة : Terkenal; termasyhur
27. Mashunah : مَصُوْنَة : Yang terjaga
28. Ma’azzah : مَعَزَّة : Tempat yang dimuliakan
29. Ma’zuzah : مَعْزُوْزَة : Yang memiliki kedudukan di kalangan kaumnya
30. Ma’unah : مَعُوْنَة : Yang tidak kikir untuk membantu kaumnya
31. Mafakhir : مَفَاخِر : Sesuatu yang dibangga-banggakan
32. Maqbulah : مَقْبُوْلَة : Yang diterima
33. Maqshudah : مَقْصُوْدَة : Yang dituju
34. Makkiyyah : مَكِّيَّة : Dinisbahkan kepada kota Mekkah
35. Malihah : مَلِيْحَة : Cantik; indah penampilannya
36. Mamduhah : مَمْدُوْحَة : Yang dipuji
37. Manal : مَنَال : Anugerah dan nikmat Allah
38. Manahil : مَنَاهِل : Sumber ilmu dan akhlaq
39. Mantsurah : مَنْثُوْرَة : Ucapan yang baik
40. Mansyudah : مَنْشُوْدَة : Yang dituntut untuk memenuhi kepentingan manusia; yang diidam-idamkan
41. Manshurah : مَنْصُوْرَة : Yang ditolong
42. Mani`ah : مَنِيْعَة : Kuat perkasa
43. Mawaddah : مَوَدَّة : Kasih saying; kecintaan
44. Mauhibah : مَوْهِبَة : Anugrah; hadiah; pemberian
45. Mahdiyyah : مَهْدِيَّة : Yang mendapat hidayah Allah
46. Mahibah : مَهِيْبَة : Yang disegani; penuh wibawa
47. Mayyasah : مَيَّاسَة : Bintang yang berkilau
48. Mayyadah : مَيَّادَة : Yang bergoyang-goyang
49. Maitsa` : مَيْثَاء : Pepasir yang ringan dan tanah datar yang baik
50. Maysurah : مَيْسُوْرَة : Yang dimudahkan
51. Maimunah : مَيْمُوْنَة : Yang diberi kebaikan; yang diberi taufik
52. Maila : مَيْلاَء : Pohon yang banyak cabangnya; yang condong
53. Miskah : مِسْكَة : Kasturi
54. Misykah : مِشْكَاة : Lentera
55. Mibarrah : مِبَرَّة : Makanan untuk bepergian yang ringan
56. Mu’minah : مُؤْمِنَة : Wanita yang beriman
57. Mu’nisah : مُؤْنِسَة : Wanita yang menghibur
58. Mubinah : مُبِيْنَة : Yang menjelaskan apa yang diinginkannya
59. Mujahidah : مُجَاهِدَة : Yang berjihad
60. Muhsinah : مُحْسِنَة : Yang berbuat baik
61. Mukhlishoh : مُخْلِصَة : Yang ikhlas
62. Mudrikah : مُدْرِكَة : Yang memiliki pemahaman yang baik
63. Muradah : مُرَادَة : Yang dicintai
64. Murtaja : مُرْتَجَى : Tempat menumpukan cita-cita
65. Muznah : مُزْنَة : Awan yang membawa air
66. Musta’inah : مُسْتَعِيْنَة : Yang minta pertolongan Allah
67. Muslimah : مُسْلِمَة : Wanita muslimah
68. Musyirah : مُشِيْرَة : Yang memberikan masukan
69. Mudhi`ah : مُضِيْئَة : Bercahaya; wajah yang berseri-seri
70. Muthi`ah : مُطِيْعَة : Taat; lembut; mudah
71. Mu`adzah : مُعَاذَة : Yang terpelihara; yang terlindungi
72. Mu’inah : مُعِيْنَة : Yang membantu hajat orang
73. Mufidah : مُفِيْدَة : Yang berguna bagi orang lain
74. Multazimah : مُلْتَزِمَة : Yang komitmen
75. Mumtazah : مُمْتَازَة : Yang unggul dan memiliki kelebihan; istimewa
76. Muna : مُنَى : Harapan; cita-cita
77. Munibah : مُنِيْبَة : Yang kembali kepada Tuhannya
78. Munirah : مُنِيْرَة : Bercahaya; terang
79. Munifah : مُنِيْفَة : Tinggi; serasi
80. Muhjah : مُهْجَة : Darah jantung dan roh
81. Muwaffaqah : مُوَفَّقَة : Yang mendapatkan ilham; mendapat petunjuk/taufiq
AN-NÛN (النون)
1. Na`ilah : نَائِلَة : Yang mendapatkan nugerah apa yang diinginkan –insya Allah-
2. Na`ibah : نَائِبَة : Yang mewakili
4. Natsirah : نَاثِرَة : Yang pandai merangkai prosa
5. Najilah : نَاجِلَة : Yang memiliki keturunan yang terhormat
6. Najihah : نَاجِحَة : Yang sukses
7. Najiyah : نَاجِيَة : Selamat
8. Nadiyah : نَادِيَة : Yang memanggil
9. Nasyidah : نَاشِدَة : Yang mencita-citakan kesempurnaan dan dapat meraih cita-cita
10. Nashi’ah : نَاصِعَة : Yang polos, suci dan terang
11. Nasihah : نَاصِحَة : Wanita penasihat
12. Nazhimah : نَاظِمَة : Ahli membuat syair; kumpulan mutiara
13. Na`imah : نَاعِمَة : Yang halus, lembut
14. Nafi`ah : نَافِعَة : Yang memberi manfaat kepada orang lain
15. Namiah : نَامِيَة : Yang sempurna tubuh, akal dan akhlaqnya
16. Nahidhah : نَاهِضَة : Yang bangkit dengan tekad bulat
17. Nahilah : نَاهِلَة : Yang menyumbangkan ilmu dan adab
18. Nabilah : نَبِيْلَة : Mulia; terhormat; pandai
19. Nabihah : نَبِيْهَة : Yang cerdas dan unggul
20. Najdah : نَجْدَة : Cepat menolong
21. Najla` : نَجْلاَء : Yang memiliki mata yang hitam, indah dan lebar
22. Najmah : نَجْمَة : Bintang; kata-kata
23. Najwa : نَجْوَى : Pembicaraan antara dua orang; bisikan
24. Najibah : نَجِيْبَة : Yang cerdas, berakal lagi cerdik
25. Nakhwah : نَخْوَة : Harga diri; maruwah
26. Nadidah : نَدِيْدَة : Yang semisal, sepadan; yang sama
27. Narjis : نَرْجِس : Tumbuhan yang enak aromanya
28. Nazihah : نَزِيْهَة : Yang jauh dari hal-hal yang buruk
29. Nasibah : نَسِيْبَة : Yang nasabnya terhormat
30. Nasywah : نَشْوَة : Kebahagiaan dan kegembiraan
31. Nasyithah : نَشِيْطَة : Yang gesit dan enerjik
32. Nasyamah : نَشَامَة : Yang kuat, suci dan punya kepribadian kokoh
33. Nadhirah : نَضِرَة : Yang penuh vitalitas dan menawan
34. Nazhirah : نَظِيْرَة : Yang setara, sepadan; menjadi pusat perhatian
35. Na’amah : نَعَامَة : Nama burung yang terkenal
36. Nafhah : نَفْحَة : Aroma yang melegakan hati
37. Nafisah : نَفِيْسَة : Yang amat berharga; berkedudukan tinggi
38. Naqiyyah : نَقِيَّة : Yang bersih
39. Nawal : نَوَال : Bagian; pemberian
40. Nawwarah : نَوَّارَة : Yang amat bercahaya
41. Nibras : نِبْرَاس : Lentera yang bercahaya
42. Nirdin : نِرْدِيْن : Tumbuhan yang enak aromanya
43. Nisrin : نِسْرِيْن : Bunga ros putih semerbak dan amat menyengat
44. Nismah : نِسْمَة : Angin semilir
45. Ni’mah : نِعْمَة : Nikmat; karunia
46. Nuzhah : نُزْهَة : Rileks; tamasya
47. Nuwairah : نُوَيْرَة : Api kecil yang bercahaya dan membakar
48. Nufah (Nova) : نُوْفَة : Yang sempurna tinggi dan kecantikannya
49. Nuha : نُهَى : Akal
AL-HÂ` (الهاء)
1. Hasyimah : هَاشِمَة : Yang pintar membuat susu
2. Hasyimiyyah : هَاشِمِيَّة : Dinisbahkan kepada Bani Hasyim
3. Hajar : هَاجَر : Waktu tengah hari tepat saat udara panas
4. Halah : هَالَة : Lingkaran cahaya
5. Hazar : هَزَار : sejenis burung yang merdu suaranya
6. Hallabah : هَلاَّبَة : Angin dingin disertai hujan
7. Halilah : هَلِيْلَة : Tanah yang terkena hujan
8. Hamsa` : هَمْسَاء : Yang membisikkan
9. Hamsah : هَمْسَة : Bisikan
9. Hana` : هَنَاء : Kegembiraan; kebahagiaan
10. Hanadi : هَنَادِي : Dinisbahkan kepada India
11. Haniyyah : هَنِيَّة : Yang senang dan gembira
12. Hawadah : هَوَادَة : Kelembutan, ketenangan
13. Haya : هَيَا : Yang bagus gerakan dan penampilannya
14. Hayaf : هَيَاف : Yang sangat haus
15. Haibah : هَيْبَة : Kewibawaan
16. Haifa` : هَيْفَاء : Yang ramping pinggangnya
17. Hibah : هِبَة : Pemberian; anugerah
18. Hidayah : هِدَايَة : Hadiyah; petunjuk
19. Hilalah : هِلاَلَة : Bulan penuh
20. Himmah : هِمَة : Kemauan
21. Hindun : هِنْد : Nama isteri Abu Sufyan; segerombolan onta
22. Hila : هِيْلاَ : Pasir
23. Hubairah : هُبَيْرَة : Binatang buas sejenis anjing hutan
24. Huda : هُدَى : Pentunjuk; menunjukkan dengan kelembutan
25. Huwaidah : هُوَيْدَة : Yang menyatukan dan tidak mencerai-beraikan dengan cara lembut
AL-WÂW (الواو)
1. Wa`ilah : وَائِلَة : Yang kembali kepada Allah
2. Watsiqah : وَاثِقَة : Yang memiliki kepercayaan pada dirinya sendiri
3. Wajidah : وَاجِدَة : Yang merasa cukup dengan dirinya dan tidak terlalu memerlukan bantuan orang
4. Wahah : وَاحَة : Tanah subur terletak di gerun pasir
5. Wadi’ah : وَادِعَة : Yang tenang dan mantap
6. Warifah : وَارِفَة : Yang panjang
7. Washilah : وَاصِلَة : Yang menyambut hubungan dengan sanak kerabatnya
8. Wadlihah : وَاضِحَة : Yang jelas; yang istiqamah
9. Wa’izhah : وَاعِظَة : Wanita yang memberikan wejangan, nasehat
10. Wafirah : وَافِرَة : Yang sempurna, banyak baiknya dan merata manfa’atnya
11. Wajnah : وَجْنَة : Yang diatas kedua pipi
12. Wajizah : وَجِيْزَة : Yang bicaranya ringkas
13. Wajihah : وَجِيْهَة : Yang memiliki urusan dan kehormatan
14. Wahidah : وَحِيْدَة : Yang satu-satunya; sendirian
15. Wada’ : وَدَاع : Ketenangan; perpisahan
16. Wardah : وَرْدَة : Bunga ros
17. Wazirah : وَزِيْرَة : Menteri wanita
18. Wasma` : وَسْمَاء : Bekas keindahan dan kecantikan
19. Wasithah : وَسِيْطَة : Wanita Perantara; Yang menjadi pemutus perkara/wasit
20. Wasimah : وَسِيْمَة : Wajah yang cantik
21. Washifah : وَصِيْفَة : Pendamping ratu; dayang
22. Wadli`ah : وَضِيْئَة : Yang cantik sekali
23. Wathfa` : وَطْفَاء : Yang bulu alisnya lebat
24. Wafa` : وَفَاء : Ketulusan; Kesetiaan
25. Wafidah : وَفِيْدَة : Yang datang
26. Wafiqah : وَفِيْقَة : Yang mendapatkan taufiq
27. Wafiyyah : وَفِيَّة : Yang setia
28. Wala` : وَلاَء : Loyalitas
29. Walladah : وَلاَّدَة : Yang banyak anak
30. Waliyyah : وَلِيَّة : Wali (wanita); penanggung jawab (wn)
31. Widad : وِدَاد : Yang mencintai orang-orang di sekitarnya
32. Wisyah : وِشَاح : Sulaman dari mutiara
33. Wifaq : وِفَاق : Yang sesuai dengan dikehendaki
34. Wihad : وِهَاد : Dataran rendah
AL-YÂ` (الياء)
1. Yasminah :يَاسَمِيْنَة : Bunga yasmin
2. Yafi`ah : يَافِعَة : Yang menginjak baligh
3. Yaqutah : يَاقُوْتَة : Salah satu jenis batu mulia; yaqut
4. Yani’ah : يَانِعَة : Buah sudah boleh dipetik
5. Yasra` : يَسْرَاء : Wanita kidal
6. Yaqzhanah : يَقْظَانَة : Yang tanggap/sigap; jaga
7. Yamamah : يَمَامَة : Sejenis burung dara
7. Yamaniyyah : يَمَانِيَّة : Yang bersifat keberkahan
8. Yusra : يُسْرَى : Yang paling mudah
5. Yusriyyah :يُسْرِيَّة : Yang bersifat mudah
6. Yumna : يُمْنَى : Tangan kanan.
Langganan:
Postingan (Atom)